Universitas Amikom Latih Guru MIM Kedungwuluh Lor

Bagikan :

*Penggunaan Aplikasi Chatbot Berbasis AI

Suasana pelatihan penggunaan aplikasi chatbot berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di MIM Kedungwuluh Lor

BANYUMAS, EDUKATOR – Sebanyak 20 guru MI Muhammadiyah (MIM) Kedungwuluh Lor, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi chatbot berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Inggris, Jumat, (29/8/2025).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Dini Riandini, S.S., M.Hum., dosen Universitas Amikom Purwokerto, dengan melibatkan mahasiswinya, Aqsa Putri Saraswati, sebagai anggota tim. Program ini merupakan bagian dari skema Amikom Mitra Masyarakat yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Amikom Purwokerto.Dini Riandini, S.S., M.Hum., dosen Universitas Amikom Purwokerto sedang memberikan pelatihan kepada para guru MIM Kedungwuluh Lor, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas.

“Pelatihan difokuskan pada peningkatan kompetensi guru agar mampu memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran,” ujar Dini Riandini

Adapun materi yang disampaikan antara lain pengantar perkembangan teknologi terkini, khususnya peran chatbot di dunia pendidikan, pre-test untuk mengukur kemampuan awal peserta, praktik penggunaan chatbot untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris, serta post-test untuk menilai hasil setelah pelatihan.

Selama dua jam kegiatan, para guru mengikuti dengan antusias. Sesi tanya jawab pun berlangsung aktif, salah satunya dari Suryanti, M.Pd. yang memberikan testimoni bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat. “Terima kasih Universitas Amikom Purwokerto yang telah melatih kami, sehongga kami bisa menggunakan aplikasi chatbot berbasis AI,” ujar Suryanti.

Sementara itu, Aqsa Putri Saraswati menuturkan bahwa keikutsertaannya sebagai anggota tim pengabdian menjadi pengalaman berharga. Ia berharap ilmu yang diperoleh dalam perkuliahan dapat diaplikasikan langsung dan memberi dampak nyata, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah dasar dan madrasah. (Prasetiyo)

 

BERITA TERKINI

FULAD6
Di Ambang Bara Timur Tengah: Saat Dunia Menunggu, Indonesia Tidak Bisa Diam
priyanto310526
Pancasila dan Pendidikan Masa Depan: Menyiapkan Generasi Indonesia di Tengah Disrupsi Global
FAUZI22
Ketika Sakit Tidak Seharusnya Menghentikan Belajar
WhatsApp Image 2026-05-29 at 09.37
Mahasiswa Teknik Informatika UNY Teliti TikTok dan Konsentrasi Belajar Siswa
padamara3
Kuota Tetap 288, Persaingan Masuk SMAN 1 Padamara Diprediksi Makin Ketat