IGTKI-PGRI Karangmoncol Gelar Penguatan Organisasi di Yogyakarta

Bagikan :

Foto bersama guru-guru TK Pertiwi dari berbagai desa di Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga

YOGYAKARTA, EDUKATOR–Sebanyak 39 guru TK Pertiwi dari Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga mengikuti kegiatan Penguatan Organisasi IGTKI-PGRI yang digelar di Yogjakarta. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (5-6/9/2025). Kegiatan ini juga diikuti dua orang perwakilan dari Koorwilcam Dindikbud Karangmoncol, Sutarman dan Ani Latifah

Selain menerima materi penguatan organisasi, para guru juga mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, dan menambah wawasan seputar pendidikan anak usia dini. Suasana akrab tercipta ketika peserta saling berdiskusi, menyampaikan gagasan, dan saling mendukung demi kemajuan organisasi.

Perwakilan Koorwilcam Dindikbud Karangmoncol Sutarman menegaskan pentingnya kekompakan dalam organisasi guru. “Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa guru TK Pertiwi di Karangmoncol memiliki semangat belajar yang tinggi dan siap bergerak bersama demi pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Usai acara resmi, rombongan berwisata ke sejumlah destinasi populer Yogjakarta. Pantai Ngobaran menjadi tujuan pertama dengan panorama laut yang indah, dilanjutkan ke HeHa Sky View yang menawarkan pemandangan kota Yogja dari ketinggian.

Sebagai penutup, rombongan menikmati suasana legendaris Malioboro yang penuh kenangan.

Melalui kegiatan ini, IGTKI-PGRI Kecamatan Karangmoncol diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu memberi kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah Karangmoncol.(Retni Tianingsih, S.Pd/Prs)

BERITA TERKINI

sukmini
Tiga Guru Raih Hadiah Umrah pada Tabligh Akbar Muhammadiyah
6194716311703719996
44 Sekolah di Purbalingga Direvitalisasi, Pemerintah Pusat Anggarkan Rp 39,58 Miliar
WhatsApp Image 2026-06-27 at 15.11
Dibubarkan, Panitia Perpisahan SDN 1 Kertanegara Berwisata ke Taman Cempulutan
6194716311703719921
Sekum PP Muhammadiyah Prof Abdul Mu'ti: Muharram Momentum Perkuat Filantropi untuk Pendidikan
FULAD6
Bukan Hama yang Meruntuhkan Kita, Tapi Karung Beras Kosong