*Optimalisasi Laptop Merah Putih di Satuan Pendidikan

Narasumber, Tukijo saat menyampaikan materi. (Foto: dok pribadi/EDUKATOR)
SEMARANG, EDUKATOR–Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang bekerja sama dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah menggelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran di SMP Negeri 5 Semarang, selama dua hari, 19 dan 24 Februari 2026.
Kegiatan yang dibuka Kepala Disdik Kota Semarang, Dr. Muhammad Ahsan, S.Ag., M.Kom., ini diikuti puluhan guru dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA. Hal ini sebagai langkah percepatan digitalisasi pembelajaran melalui optimalisasi Laptop Merah Putih di setiap satuan pendidikan.

Workshop Digitalisasi Pembelajaran di SMP Negeri 5 Semarang
Hadirkan Tukijo S.Pd, M.Pd
Workshop tersebut menghadirkan Tukijo, S.Pd., M.Pd., duta teknologi sekaligus sosok “Guru Pejuang Digital” dari SMP Negeri 17 Kota Semarang. Ia juga tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Pendidikan Bahasa Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Dalam kegiatan ini, Tukijo memberikan pendampingan langsung kepada peserta terkait pemanfaatan teknologi pembelajaran modern agar guru mampu mengintegrasikan perangkat digital secara efektif di ruang kelas.
Guru Dituntut Adaptif terhadap Teknologi
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Ahsan, menegaskan, guru memiliki peran strategis sebagai motor penggerak transformasi pendidikan di era digital.
“Guru harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap arus digitalisasi. Bantuan Laptop Merah Putih harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan serapan materi siswa,” ujarnya saat membuka acara.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi secara optimal menjadi kunci peningkatan mutu pendidikan di tengah perkembangan zaman.
Praktik Langsung Optimalisasi Laptop Merah Putih
Dalam workshop tersebut, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) serta instalasi aplikasi platform Ruang Murid pada perangkat Laptop Merah Putih bantuan pemerintah.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi dan praktik mandiri berlangsung, di mana para guru mencoba langsung pengoperasian perangkat digital dengan bimbingan narasumber.
“Melalui kolaborasi ini diharapkan muncul pioner-pioner digital di setiap sekolah yang mampu menularkan praktik baik kepada rekan guru lainnya,” ungkap Tukijo, guru Bahasa Jawa SMPN 17 Kota Semarang ini.
Siapkan Pendidikan Hadapi Tantangan Global
Melalui kegiatan ini, Disdik Kota Semarang bersama BBPMP Jawa Tengah berharap ekosistem pendidikan semakin siap menghadapi tantangan global melalui pembelajaran berbasis teknologi.
Workshop digitalisasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan pendidikan yang inovatif, adaptif, serta relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. (Prasetiyo)