
Husnia Iza Nur Wardhani, mahasiswi Fakultas Kedokteran UMP Purwokerto
PURWOKERTO, EDUKATOR–Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMP Sabet Juara 1 Karya Tulis Ilmiah IAI Jawa Tengah 2026. Prestasi itu diraih Husnia Iza Nur Wardhani dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah pada Pertemuan Ilmiah Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Jawa Tengah 2026 di Salatiga, 31 Januari lalu.
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto itu tampil unggul dalam kompetisi tingkat provinsi yang mempertemukan mahasiswa dan akademisi bidang kesehatan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Persiapan Sejak Desember 2025
Husnia menjelaskan, persiapan lomba telah dimulai sejak Desember 2025. Tahapannya meliputi pengumpulan abstrak hingga penyusunan makalah lengkap. Selama proses tersebut, ia mendapat pendampingan intensif dari tiga dosen pembimbing Fakultas Kedokteran UMP.
Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih posisi tertinggi. “Saya sangat bersyukur bisa juara pertama,” ujarnya singkat.
Menurutnya, kualitas karya peserta lain juga sangat baik. “Makalah peserta lain juga sangat menarik,” tambahnya.
Selain prestasi, Husnia menilai ajang ilmiah ini membuka jejaring baru. Ia berkesempatan berkenalan dengan mahasiswa, dosen, hingga profesor dari berbagai institusi.
Peran Dosen Pembimbing
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran dr. Ira Citra Ningrom, Sp.PA, selaku dosen pembimbing. Ia mendampingi proses penelitian hingga penyusunan artikel dan presentasi.
dr. Ira menuturkan proses pembimbingan berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik saat persiapan maupun pelaksanaan di Salatiga.
“Husnia kooperatif dan mandiri saat dibimbing,” katanya.
Ia juga memberi motivasi kepada mahasiswa lain. “Ayo semangat tingkatkan prestasimu mulai sekarang,” pesannya.
Ruang Dialektika Ilmiah
Ajang Pertemuan Ilmiah Daerah IAI Jawa Tengah 2026 bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang dialektika yang mempertemukan gagasan lintas profesi kesehatan. Pencapaian di awal 2026 ini menjadi bukti keuletan mahasiswa FK UMP dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas.
Kemenangan tersebut diharapkan memacu semangat sivitas akademika untuk terus berinovasi dan memperkaya literatur riset. Sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Kedokteran UMP dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul dalam praktik medis dan tajam dalam literasi ilmiah. (Prasetiyo)