
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti foto bersma jajaran dewan guru SMA Negeri 1 Peudada, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.
BIREUEN, EDUKATOR— Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan revitalisasi 28 satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA di Kabupaten Bireuen, Aceh, Selasa (10/3/2026). Peresmian yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Peusangan Selatan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar proses belajar mengajar berlangsung lebih baik, aman, dan nyaman.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Abdul Mu’ti menandatangani 28 prasasti sebagai simbol selesainya program revitalisasi satuan pendidikan yang dikerjakan pada tahun 2025 di berbagai wilayah Kabupaten Bireuen. Ia didampingi Staf Khusus Menteri Didik Suhardi serta dihadiri jajaran pemerintah daerah, para kepala sekolah, guru, dan siswa.
“Revitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih baik, aman, dan nyaman,” ujar Abdul Mu’ti.
Tinjau Sekolah Terdampak Banjir
Selain meresmikan revitalisasi sekolah, Mendikdasmen juga meninjau sejumlah satuan pendidikan yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir di wilayah tersebut. Salah satunya SMA Negeri 1 Peudada, Bireuen.
Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana pendidikan serta memastikan kebutuhan perbaikan fasilitas belajar mengajar yang terdampak bencana.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memperbaiki fasilitas pendidikan, terutama di daerah yang terdampak bencana maupun di sekolah yang kondisi bangunannya memerlukan pembaruan.
Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah
Usai prosesi peresmian, Menteri bersama jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meninjau langsung bangunan sekolah hasil revitalisasi tahun 2025 di SMP Negeri 1 Peusangan Selatan.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan sekaligus melihat pemanfaatan fasilitas baru dalam mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Program revitalisasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi para siswa, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bireuen. (Iko)