
Foto bersama usai pemberian bantuan dan santunan kepada anak yatim.
PURBALINGGA, EDUKATOR–PGRI Kabupaten Purbalingga kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan kepada korban tanah longsor dan memberikan santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Berkah Ramadan PGRI 1447 H di Aula GR Mart KPRI Guyub Rukun, Kecamatan Karangmoncol, Sabtu (14/3/2026).
Ketua PGRI Kabupaten Purbalingga Joko Sumarno, S.Pd., M.Pd., menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program PGRI Purbalingga Peduli untuk membantu korban bencana yang terjadi pada akhir 2025 hingga awal 2026.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PGRI Kabupaten Purbalingga terhadap para korban bencana. Dana bantuan dihimpun dari seluruh anggota dan pengurus PGRI mulai dari tingkat ranting hingga kabupaten,” ujar Joko Sumarno yang didampingi Sekretaris PGRI Kabupaten Purbalingga Suparman, M.Pd.
Kegiatan tersebut dihadiri pengurus PGRI Kabupaten Purbalingga, pengurus PGRI Cabang Karangmoncol, K3S Koordinator Wilayah Kecamatan Dindikbud Kalimanah, serta para penerima bantuan dan santunan.
Bantuan Korban Longsor Tahap Ketiga
Menurut Joko Sumarno yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan dna Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, bantuan yang diserahkan pada kegiatan tersebut merupakan tahap ketiga dari program PGRI Purbalingga Peduli.
Bantuan diberikan kepada Rois, penjaga SDN 1 Sirau, dan Kamto, guru SDN 1 Sirau Kecamatan Karangmoncol, yang rumahnya roboh akibat tanah longsor pada akhir 2025.
Kemudian bantuan juga diberikan kepada Anggun Andriansyah, staf tata usaha SMPN 1 Purbalingga, yang rumahnya rata dengan tanah karena disapu banjir bandang dan tanah longsor di Desa Serang, Kecamatan Karangreja pada 23 Januari 2026 lalu.
Ketua PGRI Purbalingga Joko Sumarno memberikan bantuan kepada korban taah longsor dan banjir bandang.
Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 5 juta.
Rangkaian Aksi Peduli PGRI
Suparman menambahkan, pada tahap pertama, PGRI Purbalingga memberikan bantuan sebesar Rp 15 juta kepada korban bencana tanah bergerak di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar.
Selain itu, PGRI juga menyalurkan bantuan Rp 101 juta kepada korban banjir bandang di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui PGRI Provinsi Jawa Tengah.
Selanjutnya pada tahap kedua, Kamis (5/2/2026), PGRI menyalurkan 388 paket perlengkapan sekolah bagi murid yang terdampak bencana di Desa Serang dan Kutabawa, Kecamatan Karangreja, serta Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet.
“Paket bantuan tersebut berupa buku, alat tulis, tas sekolah, seragam dua stel, serta sepatu,” katanya.
Bantuan itu diserahkan langsung kepada murid di masing-masing sekolah. Selain itu, pada Jumat (6/2/2026), pengurus dan anggota PGRI juga melakukan kerja bakti di lokasi bencana.
Pemberian santunan kepada anak yatim. Setiap anak menerima uang Rp 300.000,-.
Santunan untuk Anak Yatim
Selain bantuan bagi korban bencana, kegiatan tersebut juga diisi dengan santunan kepada 60 anak yatim dan piatu dari 20 cabang PGRI se-Kabupaten Purbalingga.
Setiap anak menerima santunan sebesar Rp300 ribu. Penyerahan santunan secara simbolis diberikan kepada tiga anak yatim dari PGRI Cabang Karangmoncol oleh Ketua PGRI Kabupaten Purbalingga Joko Sumarno, Wakil Ketua PGRI Kabupaten Purbalingga Sudiono, S.Pd.I., M.Pd.I., serta Penasihat PGRI Cabang Karangmoncol Yuwono, S.Pd., M.Pd.
Sementara santunan untuk anak yatim lainnya disalurkan melalui pengurus PGRI cabang di masing-masing wilayah.
Wujud Solidaritas Anggota PGRI
Joko Sumarno maupun Suparman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota PGRI yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Ini merupakan bukti nyata solidaritas dan kepedulian anggota PGRI terhadap sesama. Semangat kebersamaan ini terus kami gaungkan dalam setiap kesempatan,” tegasnya.
Setelah penyerahan bantuan dan santunan, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah salat Asar dan ditutup dengan Khotmil Qur’an bersama PGRI Provinsi Jawa Tengah melalui zoom meeting. (Purwanto/Prs)