Jaga Silaturahmi, Alumni SPG KB 85 Gelar Halalbihalal dan Temu Kangen

Bagikan :

Foto bersama usai acara silaturahmi, halal bihalal, dan temu kangen Alumni SPG KB 85.

PURBALINGGA, EDUKATOR — Meskipun sekolahnya sudah tidak lagi berdiri, ikatan kekeluargaan alumni Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Karya Bhakti Purbalingga tetap terjaga erat. Hal itu terlihat dalam kegiatan silaturahmi, halal bihalal, dan temu kangen Alumni SPG KB 85 yang digelar di rumah Suwarno ,Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Purbalingga, Minggu (29/3/2026).

Kegiatan rutin tahunan tersebut dihadiri 30 alumni, berlangsung penuh suasana keakraban. Tidak hanya dihadiri alumni dari Purbalingga saja, namun datang juga dari Cilacap dan Rawalo Banyumas.

Suwarno dan istri yang mau berangkat haji sedang berpamitan dan minta doa restu kepada Alumni SPG KB 85

Lulusan SPG KB Purbalingga tahun 1985, seluruhnya ada 60 orang, tersebar di Purbalingga 30 orang, luar Purbalingga 19 orang,  dan 11 orang sudah meninggal dunia. Rata-rata mereka berprofesi sebagai guru SD, dan sebagian diantaranya sudah ada yang pensiun atau mendekati pensiun.

Jabat tangan sesama alumni SPG KB 85

Ketua paguyuban Alumni SPG KB 85 Riono S.Pd mengemukakan, separuh alumni yang hadir lumayan bagus, karena waktu dan lokasi yang tepat, serta momentum pasca  Idulfitri. Selain itu, kehadiran juga didorong oleh rencana tuan rumah yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.

Ketua Paguyuban Alumni SPG KB Purbalingga 85, Riono S.Pd

Dalam kesempatan tersebut, Riono yang juga guru SDN 1 Wirasana, Purbalingga menyampaikan tausiyah silaturrahmi.

Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperoleh keberkahan hidup.

“Silaturahmi bisa memurahkan rezeki dan memanjangkan umur,” kata Riono.

Rezeki, lanjutnya, tidak hanya berupa materi, tetapi juga kesehatan, kesempatan, dan kebersamaan yang dirasakan saat pertemuan berlangsung.

Saling Memaafkan dan Melepas Rindu
Selain itu, silaturahmi juga menjadi momen saling memaafkan, melepas rindu, serta mengurangi beban pikiran setelah lama tidak bertemu. “Umur yang panjang bukan hanya soal waktu, tetapi keberkahan dari kebaikan yang dilakukan seseorang semasa hidup,” ujarnya.

Riono berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan partisipasi yang lebih luas. “Semoga tahun depan bisa lebih banyak yang hadir,” ujarnya.

Sebagian alumni SPG KB 85 sedang santai. 

Mendoakan Teman yang Sudah Meninggal
Pada kesempatan tersebut, para alumni yang hadir mendoakan teman-temannya yang sudah meninggal dunia. Yakni Indarto, Supadi,  Sukhamdi, Sujono, Pepek Priyantoko dan Ratmono.

Kemudian Heni Purwasih.  Sri Utami , Supriyanto, Sudarso dan Siti Khotijah.

Melalui kegiatan ini, para alumni menunjukkan bahwa kebersamaan tidak lekang oleh waktu, meski almamater yang dulu menjadi tempat belajar kini telah tiada. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

kmap
Yuk, Ikut Pelatihan Daring Menulis Resensi Buku Bersama KMAP
jalur6
“No Titip, No Jastip”, SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka Mulai 3 Juni 2026
FULAD6
Trump di Beijing dan Pertarungan Menentukan Abad Asia, Ketika Amerika Menyadari China Tidak Lagi Bisa Ditekan
apotek3
Baru Buka, Apotek EL SEVEN 24 Purbalingga Layani Konsultasi Apoteker Gratis
bs1
Tim Peneliti FISIP Unsoed Kaji Pertanian di Bantaran Sungai Winongo Yogyakarta