Yuk…Ajak Si Kecil Ikuti “Kids Magic Class” di Luminor Hotel Purwokerto

Bagikan :

PURWOKERTO, EDUKATOR— Bagi Anda yang memiliki anak kecil, yuk….ajak si kecil mengikuti “Kids Magic Class” di Luminor Hotel Purwokerto pada Minggu, 26 April 2026 pukul 15.00 WIB hingga selesai. Kegiatan kelas sulap untuk anak-anak ini menawarkan pengalaman belajar sulap yang edukatif dan menyenangkan bersama pesulap profesional, Mr Hanes.

Food & Beverage Manager Luminor Hotel Purwokerto, Andrie Novianto, mengatakan, program ini ditawarkan dengan harga Rp 150.000 nett per peserta. Biaya tersebut sudah mencakup magic props kit (paket alat sulap), makan siang, sertifikat, dokumentasi, serta akses photobooth (area berfoto).

“Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan dapat mengasah kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, serta kemampuan komunikasi sejak dini,” ujarnya kepada EDUKATOR di Luminor Hotel Purwokerto, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan ini, lanjutnya, mengusung konsep belajar sambil bermain. Anak-anak akan diajari berbagai trik sulap sederhana hingga teknik dasar yang mudah dipelajari bersama pesulap profesional, Mr. Hanes. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman interaktif yang inspiratif.

Komitmen Hadirkan Pengalaman Berbeda
Andrie Novianto menjelaskan, kegiatan edukatif ini bagian dari komitmen hotel dalam menghadirkan pengalaman berbeda bagi para tamu, khususnya keluarga.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan, edukatif, dan menyenangkan bagi keluarga, khususnya anak-anak,” ujarnya.

Untuk informasi dan reservasi, masyarakat dapat menghubungi Nomor WhatsApp 0877 1777 1988 atau mengunjungi situs resmi https://www.waringinhospitality.com/id. (Prasetiyo)

 

.

BERITA TERKINI

sekolah rusak
Gempa Flores M 7,7 Rusak 253 Sekolah
HUT ke-81 RI, Purbalingga Dorong Gotong Royong untuk Menjawab Persoalan Masyarakat5
Tanpa Tenda, Pejabat dan Peserta Upacara HUT ke 81 Kemerdekaan RI Kepanasan Bersama
juara umum
SMPN 3 Purbalingga Juara Umum POPDA 2026
WhatsApp Image 2026-08-18 at 00.54
Pameran Seniman Difabel "Rantara", Dorong Ekosistem Seni Lebih Inklusif
FULAD6
Presiden Vs Ekosistem Ilegal: Ujian Terberat Bukan Menutup Lubang, Melainkan Memotong Rantainya