UMP–BI Purwokerto Teken MoU Pendidikan Kebanksentralan

Bagikan :

*Perkuat Sinergi Kampus dan Otoritas Moneter

Kepala Kantor Perwakilan BI Purwokerto, Christoveny, (kiri) dan Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso.

PURWOKERTO, EDUKATOR–Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kantor Perwakila Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto terkait Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang moneter, kebanksentralan, dan ekonomi.

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BI Purwokerto. “Program ini merupakan investasi jangka panjang bagi mahasiswa untuk memahami keuangan dan bank sentral,” ujarnya.

Penandatanganan yang berlangsung pada Rabu, 15 April 2026, tersebut juga dihadiri sejumlah rektor perguruan tinggi di Purwokerto sebagai bentuk kolaborasi lintas kampus.

Dukung Astacita dan Ekonomi Berkelanjutan
Kerja sama ini dinilai sejalan dengan upaya mendukung Astacita, khususnya pada penguatan sektor pendidikan. UMP juga menegaskan komitmennya terhadap pengembangan ekonomi berkelanjutan.

“UMP mendukung green economy sebagai solusi menghadapi persaingan global,” kata Jebul.

Selain itu, kampus terus mendorong pengembangan UMKM melalui program inkubasi bisnis dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dalam kegiatan ekonomi masyarakat.

Sinergi Bangun SDM Unggul
Kepala Kantor Perwakilan BI Purwokerto, Christoveny, menyatakan kerja sama ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mencetak sumber daya manusia yang kompetitif.

“Sinergi ini mendorong lahirnya SDM unggul di bidang kebanksentralan, moneter, dan ekonomi,” jelasnya.

Program tersebut dirancang selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi peningkatan literasi kebanksentralan, bantuan pendidikan, serta dukungan penelitian.

Mahasiswa Diharapkan Jadi Agen Perubahan
BI menilai kualitas sumber daya manusia menjadi kunci pertumbuhan ekonomi. Mahasiswa diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan yang mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui kerja sama ini, sinergi antara perguruan tinggi dan Bank Indonesia diharapkan semakin kuat dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan global. (Budi Yuswinanto/Prs)

 

 

BERITA TERKINI

FULAD6
Hormuz Terbakar, Malaka Dihantam: Kapal Induk AS di Depan Mata, Indonesia Bisa Apa?
balai1
Balai Bahasa Jateng Susun Bahan Ajar untuk Bimtek Guru Utama
pameran djentot
Djentot Subechi akan Gelar Pameran Fotografi "Monokrom"
mialmujahadah3
MI Al Mujahadah Pagerandong Rayakan Hari Kartini dengan Lomba Edukatif
banyumas ngibing
Banyumas Ngibing 24 Jam, Ribuan Penari Dalam dan Luar Negeri Bakal Tampil