“Road to Art Hey 6” Gairahkan Perupa Banjarnegara

Bagikan :

Suasana diskusi Road to Art Hey 6, Sabtu (9/5/2026) malam, di Kopi Sabin Banjarnegara.(Foto Heni P/EDUKATOR)

BANJARNEGARA, EDUKATOR–Gaung pameran seni rupa Art Hey 6 bertema “Alir” mulai menggema di wilayah Eks Karesidenan Banyumas melalui rangkaian kegiatan Road to Art Hey 6. Sabtu (9/5/2026) malam, Banjarnegara menjadi tuan rumah kegiatan yang digelar di Kopi Sabin Banjarnegara, dihadiri puluhan komunitas seni rupa dari berbagai daerah.

Road to Art Hey 6 merupakan rangkaian kegiatan pendahuluan atau pra-acara menuju pameran utama Art Hey 6 yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 5–7 Juni 2026 mendatang di Purwokerto.

Kegiatan di Banjarnegara itu, sebagai ajang pemanasan sekaligus membangun antusiasme publik sebelum acara utama digelar.Acara  dikemas dalam bentuk pameran mini seni rupa dan diskusi kebudayaan. Komunitas Kolektifun Wonosobo turut menjadi penggerak utama dalam agenda yang bertujuan memperkuat jejaring antarperupa di wilayah Banyumas Raya.

Banjarnegara Dinilai Punya Spirit Sejarah Kuat
Dalam diskusi itu, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Banjarnegara, Heni Purwono, hadir sebagai narasumber dengan pemantik diskusi Rasman Maulana yang juga menjadi kurator Art Hey 6.

Heni menilai Banjarnegara memiliki kekuatan sejarah dan semangat kepahlawanan yang dapat menjadi sumber inspirasi karya seni rupa.

“Banjarnegara memiliki potensi sejarah dan spirit kepahlawanan yang kuat. Jika diterjemahkan dalam karya seni, itu bisa menjadi media penyambung ingatan kolektif masyarakat,” ujar Heni.

Ia menjelaskan, wilayah Banjarnegara memiliki keterkaitan penting dalam perkembangan sejarah Mataram Kuno hingga pembentukan kebangsaan Indonesia. Menurutnya, kekayaan sejarah tersebut layak diangkat para perupa menjadi karya kreatif yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

Berawal dari Komunitas Pecinta Gambar
Penggagas Art Hey 6 dari Komunitas Visi Visual, Budi Basen, mengatakan perjalanan Art Hey dimulai dari komunitas kecil pecinta gambar di Kebasen, Banyumas. Sejak pertama digelar pada 2021, kegiatan itu terus berkembang hingga memasuki penyelenggaraan tahun keenam.

“Kami awalnya hanya komunitas pecinta gambar. Lama-kelamaan muncul keinginan membuat pameran yang lebih serius hingga akhirnya Art Hey berkembang seperti sekarang,” kata Budi.

Menurutnya, keberlangsungan komunitas seni ditentukan oleh konsistensi dan keberanian menghadirkan sesuatu yang berbeda setiap tahun. Ia juga menekankan pentingnya proses bertahap dalam membangun komunitas kreatif.

“Berkomunitas tidak boleh asal-asalan. Semua harus dibangun dengan proses dan keseriusan,” tambahnya.

Budi menjelaskan, kegiatan Art Hey 6 merupakan bagian dari program Dana Indonesiaraya Kementerian Kebudayaan RI. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi seniman muda dan komunitas seni rupa di daerah.

Seniman Muda Banjarnegara Kian Termotivasi
Kehadiran Road to Art Hey 6 mendapat sambutan positif dari komunitas seni rupa Banjarnegara. Salah satu peserta dari Komunitas Lantai Dasar Banjarnegara, Andi, mengaku kegiatan tersebut memotivasi para perupa lokal untuk lebih aktif berkarya dan menyelenggarakan pameran secara lebih luas.

“Melihat Art Hey, kami jadi semakin semangat berkarya dan ingin membuat pameran yang lebih membahana,” ujarnya.

Andi mengungkapkan, komunitasnya juga tengah menyiapkan pameran bertema “Merespon Ruang” yang akan digelar pada 31 Mei 2026 di kompleks Clincing, timur Pendopo Banjarnegara.

Melalui Road to Art Hey 6, para pelaku seni berharap ruang kreatif di Banjarnegara semakin tumbuh dan mampu menjadi wadah ekspresi sekaligus penggerak ekosistem seni rupa di daerah. (Heni P/Prs)

 

 

BERITA TERKINI

FULAD6
Selat Hormuz Darurat Merah: Mesin Perang AS-Iran Memanas
Gemini_Generated_Image_vdcxgbvdcxgbvdcx
HIPKI Purbalingga Luncurkan saluran WhatsApp “Inyong Gampang Ngodene”
ponco1
Manfaatkan Sampah MBG, SMPN 1 Poncowarno Targetkan Raih Adiwiyata Nasional
juara menulis1
SDN 1 Tangkisan Raih Juara 1 Menulis Cerita FLS3N Kabupaten Purbalingga
esa1
Kwarran Purbalingga Sukses Gelar ESA Pramuka Garuda