*SMPN 1 Purbalingga dan SMPN 1 Karanganyar Juara 1

Mewakili Kadindikbud Purbalingga, Kabid SMP Priyanto, S.Pd.I, M.Pd.I foto bersama panitia dan peserta.
PURBALINGGA, EDUKATOR–Sebanyak 61 SMP di Kabupaten Purbalingga mengikuti Lomba Mendongeng dan Menulis Cerita dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMP Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di SMP Negeri 1 Kalimanah, Senin (18/5/2026), diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Indonesia SMP bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga dalam rangka menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Daftar Pemenang Lomba
Pada cabang mendongeng, juara I diraih Abdul Basith dari SMP Negeri 1 Purbalingga, juara II Azzam Nabhan Z. dari SMP Negeri 1 Rembang, dan juara III Azka Yanuar N. dari SMP Negeri 1 Kaligondang. Adapun juara harapan I diraih Haya Naura F.S. dari SMP Negeri 1 Pengadegan, harapan II Selfiatun Khasanah dari SMP Negeri 3 Kemangkon, dan harapan III Ahnaf Fadhil N. dari SMP Negeri 1 Bukateja.
Kemudian pada cabang menulis cerita, Anisa Febriana dari SMP Negeri 1 Karanganyar meraih juara I, disusul Risma Arianti dari SMP Negeri 1 Kejobong sebagai juara II, serta Fitria Azzahra Q. dari SMP Negeri 4 Purbalingga sebagai juara III. Untuk kategori harapan, juara I diraih Azzahra Nur A. dari SMP Negeri 1 Purbalingga, harapan II Alira Diana Sari dari SMP Negeri 1 Kutasari, dan harapan III Safira Dini K. dari SMP Istiqamah Sambas Purbalingga.
Seni & Sastra Berperan Penting Membentuk Karakter
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Priyanto, S.Pd.I., M.Pd.I., yang mewakili Kepala Dindikbud Purbalingga, Heru Sri Wibowo, S.Sos., M.Si.
Dalam sambutannya, Priyanto menegaskan bahwa seni dan sastra berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik yang santun, kreatif, serta memiliki imajinasi yang kaya. Ia menyebut, kegiatan mendongeng dan menulis cerita membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir, menyampaikan gagasan, serta membangun kepercayaan diri.
“Prestasi terbaik lahir dari keberanian untuk mencoba dan ketekunan untuk terus berlatih,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru yang dinilai konsisten menjaga ekosistem literasi, budaya, dan kreativitas di lingkungan sekolah.
Antusis Peserta Tinggi
Ketua panitia, Josep Goenadi, S.Pd., menyampaikan bahwa tingginya partisipasi sekolah mencerminkan kuatnya minat pelajar terhadap seni dan sastra. Ia menilai, antusiasme peserta menjadi bukti kegiatan ini masih relevan dan diminati.
“Kami bersyukur antusiasme sekolah sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa seni dan sastra masih memiliki ruang yang kuat di hati peserta didik,” kata Josep Goenadi yang juga Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga. (Priyanto/Prs)