*Pengendara Diminta Lewat Jalur Alternatif
BANYUMAS, EDUKATOR– Penutupan total Jembatan Sungai Serayu akan diberlakukan mulai 15 Juni hingga 30 Juli 2026 atau selama 45 hari. Jembatan yang menjadi akses utama penghubung Purwokerto dengan wilayah Yogyakarta dan sekitarnya tersebut akan diperbaiki karena pelat lantainya mengalami keropos sehingga memerlukan penanganan segera demi keselamatan pengguna jalan.
Sebelum penutupan total diberlakukan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas menggelar uji coba rekayasa lalu lintas pada Jumat (12/6/2026) untuk memastikan efektivitas pengalihan arus kendaraan selama proses perbaikan berlangsung.
Uji Coba Penutupan Dua Tahap
Uji coba dilakukan dalam dua sesi, yakni pukul 08.00–11.00 WIB dan 16.00–18.00 WIB. Selama periode tersebut, seluruh kendaraan dilarang melintasi Jembatan Sungai Serayu dan diminta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus memastikan rekayasa lalu lintas berjalan optimal saat penutupan total mulai diterapkan.
Jalur Alternatif untuk Kendaraan
Dishub Banyumas telah menyiapkan sejumlah jalur pengalihan sesuai jenis kendaraan, dengan alternatif rute sebagai berikut:.
1.Kendaraan kecil dari arah Kebumen maupun Banjarnegara menuju Purwokerto atau sebaliknya dialihkan melalui ruas jalan kabupaten Mandirancan–Banyumas.
2.Kendaraan besar dari arah Kebumen menuju Purwokerto maupun sebaliknya diarahkan melalui jalur nasional Buntu–Sampang–Rawalo–Purwokerto.
3.Kendaraan besar dari arah Banjarnegara menuju Purwokerto atau sebaliknya akan melewati jalur Klampok–Banjarnegara.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, Dishub juga memasang portal pembatas setinggi 2,1 meter di jalur Mandirancan–Banyumas, guna mencegah kendaraan bertonase besar melintas pada ruas yang diperuntukkan bagi kendaraan kecil.
Selain itu, berbagai rambu petunjuk arah dan papan informasi telah dipasang di sejumlah titik strategis agar pengguna jalan lebih mudah menentukan jalur alternatif selama masa penutupan.
Masyarakat Diminta Menyesuaikan Perjalanan
Setelah uji coba selesai, penutupan total tetap diberlakukan sesuai jadwal, yakni 15 Juni hingga 30 Juli 2026. Selama 45 hari tersebut, masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar mobilitas tetap lancar dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.
Dengan rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan, diharapkan proses perbaikan Jembatan Sungai Serayu dapat berjalan sesuai jadwal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan. (Prasetiyo)