Dua Mahasiswa Politeknik Yakpermas Terapkan Perawatan Luka Diabetes Secara Modern

Bagikan :

Tegar Ramadan Saputra dan Fadlul Amin,keduanya mahasiswa semester IV Program Studi D3 Keperawatan Politeknik Yakpermas Banyumas bersama pasien yang dirawatnya. (Foto: Dok Politeknik Yakpermas /EDUKATOR) 

PURBALINGGA, EDUKATOR–Dua mahasiswa semester IV Program Studi D3 Keperawatan Politeknik Yakpermas Banyumas melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui perawatan luka diabetes melitus secara modern menggunakan metode moisture balance.

Program yang berlangsung sejak Mei hingga Juni 2026 di Desa Majatengah, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga itu berhasil membantu mempercepat proses penyembuhan luka pasien sekaligus mengurangi risiko infeksi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dijalankan oleh Tegar Ramadan Saputra dan Fadlul Amin di bawah bimbingan dosen Politeknik Yakpermas Banyumas, Eko Julianto, M.Kes. Selama program berlangsung, keduanya memberikan perawatan kepada seorang warga yang mengalami luka akibat diabetes melitus.

Metode Moisture Balance Percepat Penyembuhan
Eko Julianto mengatakan, teknik moisture balance atau perawatan luka lembab dengan menggunakan salep buah merah Papua merek HiScare terbukti memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan perawatan konvensional.

Salep buah merah Papua merek HiScare ciptaan dosen senior Politeknik Yakpermas Banyumas, Eko Julianto, M.Kes.(Foto: Dok Politeknik Yakpermas/EDUKATOR)

“Teknik moisture balance terbukti mampu menghilangkan bau luka, mengurangi nyeri, meminimalkan risiko infeksi, serta mempercepat penyembuhan,” ujarnya kepada EDUKATOR di Kampus Politeknik Yakpermas Banyumas-Jl. Raya Jompo Kulon, Sokaraja, Banyumas, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, efektivitas metode tersebut didukung kandungan antibakteri, antioksidan, dan antiradang yang terdapat dalam salep buah merah Papua sehingga proses pemulihan luka berlangsung lebih singkat.

Wujud Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu keperawatan yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Program pengabdian ini menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penanganan luka kronis, khususnya pada pasien diabetes melitus.

Diharapkan, penerapan metode perawatan luka modern tersebut dapat menjadi alternatif penanganan yang efektif bagi penderita diabetes melitus sehingga kualitas hidup pasien dapat terus meningkat. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

FULAD6
Bukan Hama yang Meruntuhkan Kita, Tapi Karung Beras Kosong
WhatsApp Image 2026-06-26 at 13.53
Dua Mahasiswa Politeknik Yakpermas Terapkan Perawatan Luka Diabetes Secara Modern
WhatsApp Image 2026-06-26 at 13.04
Dosen Politeknik Yakpermas Eko Julianto M.Kes Ciptakan Salep "HiScare" dari Minyak Buah Merah Papua
WhatsApp Image 2026-06-26 at 22.12
127 Pensiunan Geruduk Bank Mandiri Taspen Purwokerto, Desak Kredit Dibatalkan
fauzijuni1
Sebelum Menyebut Anak Nakal, Sudahkah Kita Mendengar Mereka?