Yuk..Berburu Durian “Slandren” di Sigaluh

Bagikan :

Nikmatnya Durian Slandren dari Sigaluh,Banjarnegara. (Foto: Heni Purwono/EDUKATOR)

BANJARNEGARA, EDUKATOR–Anda penyuka buah durian ? Jika suatu saat melewati jalan raya jurusan Banjarnegara-Wonosobo, tepatnya di wilayah Kecamatan Sigaluh Banjarnegara, banyak dijual durian, meskipun tidak sedang musim durian. Sigaluh memang dikenal sebagai sentra durian ternama di Banjarnegara.

Yang dijual, ada durian dari Sumatera maupun durian lokal asli Sigaluh dengan cita rasa istimewa.

Karena istimewa, maka harganya pun istimewa, bisa sampai dua kali lipat dari harga normal saat panen raya. Pada saat panen raya, harga durian lokal mulai dari Rp 30 ribu, tergantung dari besar kecilnya ukuran buah. Sementara untuk durian Simimang dan Malaysia harga mulai Rp 100 ribuan. Namun bagi penggemar durian sejati, harga bukan masalah, karena yang terpenting adalah rasa.

Durian Slandren, siap petik.

Durian Slandren
Pemilik Agung Durian Gembongan Sigaluh, Agung Fitri Adinata menjelaskan, ada durian lokal yang tetap berbuah meskipun musim durian sudah lewat, namanya durian Slandren.

Sensasi Gurih dan Legit di Lidah
Meski dipanen di luar musim, kualitas durian Slandren tidak kalah dengan saat panen raya. Daging buahnya berwarna kuning krem hingga kuning keemasan, bertekstur lembut dan sedikit creamy.

Saat disantap, rasa manisnya berpadu dengan sedikit pahit yang menjadi ciri khas durian lokal Banjarnegara, meninggalkan sensasi gurih dan legit yang bertahan di lidah.

Durian Slandren mengalami musim berbuah yang panjang. Pada bulan November-Desember lalu, durian lokal Sigaluh sudah panen raya. Belakangan, ketika sudah mau habis buahnya, ternyata muncul bunga baru atau susulan.

Nah, pada bulan Juni -Juli  atau saat liburan anak sekolah, durian Slandren baru mulai panen. Namun jumlahnya terbatas, hanya sekitar 20 persen, tidak sebanyak saat panen raya.

“Kondisi munculnya durian Slandren ini bisa terjadi pada semua jenis pohon durian, lebih khusus durian lokal Banjarnegara dan durian unggulan Simimang,” ujarnya kepada EDUKATOR, Senin  (29/6/2026).

Menurut pengalaman Agung Fitri, varian durian Malaysia seperti Musang King dan Thailand Monthong juga bisa panen di luar musim. “Tergantung perawatan pohonnya,” ujar Agung yang juga guru SMAN 1 Karangkobar, Banjarnegara ini.

Biasanya, tambah Agung, munculnya durian Slandren karena nutrisi pohon penuh dari segala unsur, dan setting perawatan berkelanjutan dari pra panen sampai pasca panen.

“Kalau perawatannya bagus, pupuknya bagus ya bisa setahun panen dua kali. Namun kalau perawatannya kurang, yang terjadi pasca panen raya banyak pohon durian yang mati. Maka perawatan pohon menjadi kunci keberhasilan berkebun durian,” tandas Agung.

Agung sendiri tidak buka lapak. Ia hanya melayani pre order di rumahnya di Desa Gembongan, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara. Bagi yang bemrinat membeli atau pesan, silakan kontak di nomor WhatsApp 0822-8799-8886.

Yuk..berburu durian Slandren di Sigaluh, Banjarnegara. (Heni Purwono/Prs)

BERITA TERKINI

FULAD6
Republik yang Lahir dari Sawah, Jangan Mati karena Beton !
WhatsApp Image 2026-06-29 at 12.07
Perkuat Ketahanan Pangan, Purbalingga Terima Bantuan Alsintan
WhatsApp Image 2026-06-29 at 07.34
Yuk..Berburu Durian "Slandren" di Sigaluh
6199325378548011541 (1)
Ghaly dan Yasmin, Kakang dan Mbekayu Purbalingga 2026
WhatsApp Image 2026-06-28 at 20.21
Kontingan Purbalingga Raih Tiga Juara pada JAWARA Jateng 2006