UKDW Perkuat Kemitraan dengan GKS dan Pemkab Sumba Barat

Bagikan :

Rektor UKDW Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T bersama pemangku kepentingan Pemkab Sumba Barat, NTT. (Foto: HumasUKDW Yogyakarta/EDUKATOR)

SUMBA BARAT, EDUKATOR–Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta memperkuat kemitraan dengan Gereja Kristen Sumba (GKS) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, pelestarian budaya, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan, mendukung pelestarian budaya, serta mempercepat pembangunan berkelanjutan di Pulau Sumba.

Penguatan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Sidang Sinode ke-64 Gereja Kristen Sumba (GKS) yang berlangsung pada 2–10 Juli 2026 di Jemaat GKS Nggongi, Klasis Mahu Karera, Kabupaten Sumba Timur, NTT.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UKDW Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T. memperkenalkan perkembangan universitas sekaligus mengajak keluarga besar GKS mempererat kolaborasi yang telah terjalin sejak berdirinya Sekolah Tinggi Theologia Duta Wacana, yang kemudian berkembang menjadi UKDW.

“Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berkembang, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Wiyatiningsih.

Perluas Akses Pendidikan Tinggi
Dalam pertemuan tersebut, Rektor menjelaskan UKDW memiliki beragam bidang keilmuan yang siap mendukung pembangunan masyarakat, mulai dari teologi, arsitektur dan desain, bisnis, bioteknologi, teknologi informasi, kedokteran, hingga pendidikan dan humaniora.

Menurutnya, kompetensi tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan sumber daya manusia, peningkatan layanan kesehatan, pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi, serta pelaksanaan riset dan pengabdian kepada masyarakat di Pulau Sumba.

Sebagai bentuk komitmen meningkatkan akses pendidikan tinggi, UKDW juga menawarkan berbagai skema beasiswa bagi warga GKS, termasuk beasiswa sinode dan program kerja sama pembiayaan pendidikan. Melalui program tersebut, UKDW berharap semakin banyak putra-putri terbaik GKS dapat menempuh pendidikan tinggi dan kembali berkontribusi bagi pembangunan daerah asalnya.

Kolaborasi Lestarikan Budaya Sumba
Di sela kunjungan, Rektor UKDW bertemu Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Sumba Barat, Soviyan Kolowo, S.T., untuk membahas peluang kerja sama yang lebih luas.

Soviyan mengapresiasi kunjungan UKDW ke Pulau Sumba, termasuk ke Kampung Adat Praijing, sebagai bentuk kepedulian terhadap potensi budaya dan pembangunan daerah.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penataan dan pelestarian rumah adat serta kampung adat berbasis kearifan lokal. Pemerintah daerah berharap UKDW dapat memberikan dukungan melalui kajian akademik guna memperkuat penyusunan regulasi tersebut.

“Kami berharap UKDW dapat memberikan dukungan melalui kajian akademik untuk memperkuat penyusunan peraturan daerah tersebut,” kata Soviyan.

Peluang kolaborasi tersebut sejalan dengan kompetensi UKDW, khususnya di bidang arsitektur, perencanaan kawasan, dan pengembangan masyarakat berbasis budaya. Melalui riset dan pendampingan akademik, UKDW diharapkan dapat mendukung pelestarian rumah adat dan kampung adat sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Sumba.

Alumni Berkontribusi untuk Daerah
Dampak pendidikan UKDW juga tercermin melalui kiprah alumninya. Salah satunya Charles U. D. Kadiwano, S.T., M.Ars., alumni Program Magister Arsitektur UKDW yang kini bertugas di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Sumba Barat.

Charles mengatakan ilmu yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di UKDW menjadi bekal penting dalam penyusunan konsep Ranperda tentang penataan dan pelestarian arsitektur rumah adat serta kampung adat di Kabupaten Sumba Barat.

“Ilmu yang saya peroleh di Magister Arsitektur UKDW menjadi dasar penyusunan konsep peraturan daerah tersebut,” ujarnya.

Menutup rangkaian kunjungan, Rektor UKDW menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat yang telah memberikan dukungan kepada alumni UKDW untuk berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara UKDW, GKS, dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat terus berkembang sehingga memberikan manfaat nyata di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelestarian budaya, dan pengembangan sumber daya manusia.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen UKDW untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak bagi gereja, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (Prasetiyo)

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-07-16 at 16.07
UKDW Gelar Festival Jamu Nusantara 2026, Perkuat Kolaborasi Herbal Menuju Pasar Global
smktelkom
356 Murid Baru Ikuti MPLS di SMK Telkom Purwokerto
WhatsApp Image 2026-07-16 at 14.54
Gelar IHT, Guru SMPN 1 Baturraden Semangat Memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027
WhatsApp Image 2026-07-16 at 11.43
Para Guru Berseragam SMA dan 25 Buku Diluncurkan Warnai HUT ke 29 SMAN 1 Sigaluh
FAUZI MERAH
Saatnya Sekolah Tegas Menerapkan SE Pembatasan Gawai