
BANJARNEGARA, EDUKATOR— Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 SMAN 1 Sigaluh, Kamis (16/7/2026), berlangsung meriah dan penuh kejutan. Para guru serta karyawan tampil mengenakan seragam putih abu-abu layaknya murid SMA, disambut sorak antusias para murid. Pada momen tersebut, sekolah juga meluncurkan 25 buku karya guru dan murid sebagai wujud penguatan budaya literasi.
Suasana berbeda terlihat di lapangan upacara SMAN 1 Sigaluh sejak pagi. Seluruh murid mengenakan seragam batik khas hari Kamis, sementara para guru dan tenaga kependidikan tiba-tiba muncul memakai seragam SMA. Penampilan itu semakin meriah ketika mereka melakukan flashmob selama sekitar lima menit di hadapan seluruh murid.
Kepala SMAN 1 Sigaluh, Linovia Karmelita, mengatakan perayaan HUT tahun ini menjadi yang pertama digelar kembali setelah masa pandemi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi murid baru.
“Usia 29 tahun adalah menuju kematangan. HUT sekolah sebenarnya jatuh pada 6 Juni 1997, tetapi kami rayakan sekarang sebagai penutup MPLS dengan memadukan program literasi dan Adiwiyata,” ujarnya.
Luncurkan 25 Buku dan Maskot Sekolah
Selain menghadirkan suasana yang berbeda, SMAN 1 Sigaluh meluncurkan 25 buku, terdiri atas 24 buku karya bersama murid dan satu buku karya bersama guru. Seluruh buku merupakan hasil Program Gerakan Literasi Sekolah Satu Kelas Satu Buku (SKSB).
Buku-buku tersebut berisi kumpulan cerpen dan puisi yang ditulis dalam bahasa Indonesia, Jawa, dan Inggris. Pada kesempatan yang sama, sekolah juga memperkenalkan maskot baru bernama Si Galax sebagai identitas SMAN 1 Sigaluh.
Padukan Literasi, Budaya, dan Lingkungan
Perayaan HUT ke-29 tidak hanya diisi kegiatan seremonial. Sekolah menyiapkan berbagai agenda edukatif dan sosial, seperti talkshow bersama budayawan nasional Ahmad Tohari, penebaran ribuan benih ikan di Sungai Serayu, santunan bagi anak yatim dan dhuafa, bakti sosial, lomba sendratari, lomba paduan suara, serta lomba menghias 29 tumpeng.
Ketua OSIS SMAN 1 Sigaluh, Keza Nurmala Dewi, menambahkan puncak perayaan akan dimeriahkan konser musik dengan bintang tamu Band Ruang Hampa.
“Kegiatan ini memadukan kemeriahan, budaya, literasi, dan kepedulian lingkungan. Kami ingin murid baru mencintai sekolah ini sejak hari pertama,” kata Keza.
Diapresiasi Kepala Disarpus
Sementara itu Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Banjarnegara, Arief Rachman, mengapresiasi Program Satu Kelas Satu Buku yang digagas SMAN 1 Sigaluh. Hal itu sebagai upaya nyata menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar.
Menurutnya, gerakan literasi perlu terus digelorakan. “Kami berharap 25 buku karya murid tersebut dapat dikirim ke Perpustakaan Daerah Banjarnegara untuk dipajang bersama karya para penulis Banjarnegara lainnya,” ujar Arief Rachman.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMAN 1 Sigaluh berharap peringatan HUT ke-29 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga memperkuat budaya literasi, kepedulian lingkungan, kreativitas, serta rasa memiliki seluruh warga sekolah terhadap almamaternya. (Heni Purwono/Prs)