SDN 2 Karangjengkol Kembangkan TOGA Bersama Wali Murid

Bagikan :

Anak-anak dilatih menanam jenis tanaman obat keluarga, seperti jae, kencur dan kunyit. 

PURBALINGGA, EDUKATOR–SD Negeri 2 Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, terus memperkuat Program Adiwiyata melalui pengembangan tanaman obat keluarga (TOGA) di lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan sinergi antara sekolah dan wali murid untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, hijau, sehat, dan nyaman.

Wali murid dilibatkan untuk mendukung program Adiwiyata SDN 2 Karangjengkol.

Kepala SD Negeri 2 Karangjengkol, Bayu Aji Wicaksono, S.Pd., M.Pd mengemukakan, tanaman obat keluarga yang ditanam terdiri jahe, kunyit, dan kencur di lahan sekolah menggunakan polybag sumbangan wali murid.

Merawat tanaman obat keluarga.

“Penaman TOGA ini tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, dan hasilnya bisa dianfaatkan untuk obat-obatan, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak dini,” kata Bayu Aji Wicaksono kepada EDUKATOR di SDN 2 Karangjengkol, Jumat (24/7/2026).

Saat ini, SD Negeri 2 Karangjengkol memiliki 120 murid, tersebar dari kelas 1 hingga 6. Seluruh murid dilibatkan dalam berbagai kegiatan Adiwiyata sebagai bagian dari pembelajaran karakter sekaligus membiasakan perilaku peduli terhadap lingkungan.

Bayu Aji Wicaksono dikenal sebagai kepala sekolah yang suka bertani. Ia pernah meraih penghargaan sebagai GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Terfavorit kategori Kepala SD Inovatif pada ajang Jambore GTK Hebat 2024 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada akhir November 2024. Prestasi ini berkat inovasi Bayu di bidang pertanian, yang dikembangkan di sekolahnya.. 

Membersihkan lingkungan sekolah

Sinergi Sekolah dan Wali Murid
Menurut Bayu, keberhasilan Program Adiwiyata tidak mungkin dicapai hanya oleh sekolah. Keterlibatan aktif wali murid menjadi faktor penting dalam membangun budaya cinta lingkungan yang berkelanjutan.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan polybag untuk penanaman TOGA, pembiasaan memilah sampah, menghemat penggunaan air dan listrik, membawa bekal serta tumbler dari rumah, hingga berpartisipasi dalam kerja bakti dan penghijauan.

Lingkungan SDN 2 Karangjengkol yang tampak asri dan hijau.

Di sisi lain, sekolah terus memberikan edukasi dan teladan kepada murid agar kebiasaan menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

Eco Enzyme
Selain mengembangkan TOGA, SD Negeri 2 Karangjengkol terus memperbanyak tanaman penghijauan sehingga suasana sekolah menjadi lebih rindang dan asri.

Praktik membuat Eco Enzyme

Lingkungan yang bersih dan hijau diharapkan mampu menciptakan kenyamanan belajar sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

Sekolah juga menjalin kemitraan dengan SMAN 1 Kutasari dalam berbagai kegiatan lingkungan. Salah satunya adalah pembuatan eco enzyme, yakni cairan serbaguna hasil fermentasi limbah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair, dan pendukung pertanian ramah lingkungan.

Membangun Karakter Peduli Lingkungan
Bayu menilai Program Adiwiyata bukan sekadar memenuhi indikator sekolah peduli lingkungan, tetapi menjadi sarana membangun karakter murid agar terbiasa hidup bersih, disiplin, bertanggung jawab, dan mencintai alam.

Melalui kolaborasi yang terus dibangun, kesadaran warga sekolah dan wali murid terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menciptakan budaya sekolah yang berkelanjutan.

“Program Adiwiyata akan berhasil apabila sekolah dan keluarga berjalan seiring. Pendidikan karakter tidak cukup dilakukan di sekolah, tetapi harus diperkuat di rumah,” tegas Bayu.

Ia berharap semangat kebersamaan itu terus terjaga sehingga sekolah menjadi tempat belajar yang sehat, hijau, dan menyenangkan bagi seluruh murid. (Prasetiyo)

 

 

BERITA TERKINI

FAUZI PAKAIAN JAWA
Ketika Integritas Menjadi Mata Pelajaran yang Terlupakan
WhatsApp Image 2026-07-24 at 20.47
RN Talks Perkuat Komitmen Bersama Berantas Korupsi
toga1
SDN 2 Karangjengkol Kembangkan TOGA Bersama Wali Murid
WhatsApp Image 2026-07-23 at 12.00
Guru Bahasa Jawa SMP Harus  Kuasai Empat Kompetensi Pendidik
FULAD6
Perang Iran–AS: Jalan Menuju Indonesia Emas atau Indonesia Cemas?