Tiga Kali Juara Umum, Purbalingga Kembali Bawa Pulang Piala ETK Kwarda Jateng

Bagikan :

PURWOKERTO, EDUKATOR–Purbalingga kembali membawa pulang Piala Bergilir Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah 2026. Prestasi itu menjadi gelar juara umum ketiga bagi Purbalingga.

Penghargaan tersebut diraih Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga. Piala diterima Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani. Penyerahan berlangsung pada puncak Hari Pramuka ke-65.

Upacara berlangsung di Stadion Sepak Bola GOR Satria Purwokerto. Lokasinya berada di Kabupaten Banyumas, Kamis (10/9/2026).

Tiga Kali Purbalingga Menjadi Juara
Gelar juara umum ETK sebelumnya diraih pada 2017. Purbalingga kembali menjadi juara pada 2023. Tahun 2026, prestasi tersebut berhasil kembali dipertahankan.

Capaian tersebut ditopang berbagai hasil penilaian. Purbalingga meraih skor sempurna kategori pengabdian masyarakat (Abdimas). Pada kategori publikasi, Purbalingga menjadi juara pertama.

Sementara kategori penyelenggaraan berhasil meraih juara kedua. Berbagai capaian tersebut mengantarkan Purbalingga menjadi juara umum.

Ketua Kwarcab Purbalingga Tri Gunawan Setyadi mengapresiasi dukungan berbagai pihak. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja bersama.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama semua pihak,” kata Tri.

Dukungan tersebut berasal dari pemerintah daerah dan Forkopimda. Peran organisasi perangkat daerah (OPD) juga dinilai penting. Pemerintah kecamatan dan desa turut memberikan dukungan.

Masyarakat Purbalingga juga menjadi bagian penting. Mereka turut menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan ETK 2026.

Antusiasme Warga Jadi Kekuatan
Tri menilai partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama. Antusiasme warga terlihat sepanjang perjalanan pasukan ETK.

Pasukan ETK melintasi berbagai wilayah di Purbalingga. Warga menyambut kedatangan pasukan dengan antusias.

Keterlibatan masyarakat tidak sebatas penyambutan pasukan ETK. Warga juga terlibat dalam kegiatan sosial dan pengabdian.

“Semangat masyarakat sangat luar biasa mendukung kegiatan ETK,” ujar Tri.

Selain partisipasi masyarakat, publikasi menjadi kekuatan lainnya. Seluruh kegiatan ETK diupayakan terdokumentasi dan dipublikasikan secara cepat.

Kecepatan publikasi tersebut turut memengaruhi hasil penilaian. Bahkan, sejumlah kegiatan dapat disaksikan hingga tingkat Kwartir Nasional.

Strategi tersebut memperkuat posisi Purbalingga dalam kategori publikasi. Hasilnya, Purbalingga berhasil menjadi juara pertama.

Dukungan OPD Masih Perlu Diperkuat
Meski meraih prestasi membanggakan, Tri tidak berpuas diri. Menurutnya, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki.

Salah satunya menyangkut partisipasi organisasi perangkat daerah. Dukungan OPD perlu semakin diperkuat ke depan.

Tri berharap capaian tersebut menjadi motivasi bersama. Prestasi ETK diharapkan terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Dimas Apresiasi Kerja Keras Kwarcab
Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani turut mengapresiasi prestasi tersebut. Ia menilai keberhasilan itu menunjukkan kerja keras Kwarcab.

Dukungan berbagai elemen juga menjadi faktor penting. Dukungan tersebut tidak hanya berasal dari pemerintah daerah.

Forkopimda turut memberikan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan. Anggota Pramuka dan masyarakat juga berperan besar.

“Prestasi ini membuktikan kerja keras seluruh jajaran Kwarcab,” kata Dimas.

Antusiasme anggota Pramuka terlihat di 18 kecamatan. Masyarakat juga menyambut pasukan ETK dengan meriah.

Menurut Dimas, kegiatan kepramukaan memiliki dampak lebih luas. Pramuka tidak hanya menjalankan kegiatan internal organisasi.

Gerakan Pramuka juga dapat menggerakkan masyarakat. Terutama melalui kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat.

“Prestasi ini harus dipertahankan dan terus ditingkatkan,” tegas Dimas.

Dimas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak. Ia berharap prestasi tersebut menjadi kebanggaan bersama.

ETK Diikuti 35 Kwarcab
ETK Kwarda Jawa Tengah 2026 diikuti 35 kwartir cabang. Peserta berasal dari kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

Tradisi ETK telah berlangsung sejak 1979. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting Gerakan Pramuka Jawa Tengah.

ETK merupakan kegiatan estafet membawa Tunas Kelapa. Tunas Kelapa dibawa dari satu wilayah menuju wilayah lainnya.

Pada 2026, pelepasan pasukan dilakukan serentak dari 14 titik. Titik tersebut tersebar di berbagai daerah Jawa Tengah.

Pelepasan dilakukan dari Rembang, Blora, dan Wonogiri. Selanjutnya dari Karanganyar, Jepara, Klaten, dan Magelang.

Titik lainnya berada di Kendal dan Kota Pekalongan. Pelepasan juga dilakukan dari Purworejo dan Kota Tegal.

Brebes, Kebumen, dan Cilacap menjadi titik lainnya. Seluruh pasukan kemudian bergerak melintasi sejumlah kabupaten/kota.

Perjalanan tersebut berakhir di Kabupaten Banyumas. Banyumas menjadi lokasi puncak kegiatan ETK Kwarda Jateng 2026. (Prasetiyo)

 

 

 

BERITA TERKINI

6131861544090934778
Tiga Kali Juara Umum, Purbalingga Kembali Bawa Pulang Piala ETK Kwarda Jateng
sdk1
Imanuello, Murid SD Kristen Bina Harapan Juara 1 Lomba Menulis Cerkak FTBI
WhatsApp Image 2026-09-10 at 09.24
Kwarcab Banyumas Gelar Festival Kehumasan Kendalisada
WhatsApp Image 2026-09-10 at 09.01
SMPN 1 Rembang Borong Prestasi Jambore Ranting 2026
FULAD6
Indonesia Maju Atau Indonesia Terjebak? Ketika Tata Kelola Negara Menguji Masa Depan Republik