
Kaurbinops Satlantas Polres Purbalingga, Iptu Akhmad Faizin dibantu anggotanya menunjukkan pentingnya helm untuk berkendara di jalan raya.
PURBALINGGA, EDUKATOR–Murid SMAN 1 Padamara, Purbalingga diajak untuk tertib berlalulintas, demi mewujudkan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan . Hal ini terkait masih tingginya angka kecelakaan yang melibatkan kalangan pelajar maupun usia produktif.
Ajakan tersebut dikemukakan Kaurbinops Satlantas Polres Purbalingga, Iptu Akhmad Faizin, menjadi inspektur upacara di SMA Negeri 1 Padamara, Senin (3/8/2026).
“Kecelakaan berawal dari kelalaian manusia seperti memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, menerobos lampu merah hingga menggunakan telepon saat berkendara.Dan keselamatan bukanlah kebetulan, tetapi hasil dari kepedulian dan kedisiplinan. Mari kita jadikan keselamatan sebagai kebutuhan untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas,” tegas Iptu Akhmad Faizin.
Data Satlantas Polres Purbalingga mencatat sepanjang Juli 2026 terjadi 60 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, 3 orang meninggal dunia, 69 luka ringan, dengan kerugian material sekitar Rp 19 juta. Sebanyak 11 korban merupakan pelajar.
“Sepeda motor mendominasi jumlah kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Purbalingga dengan 89 kendaraan terlibat,” ungkap Iptu Akhmad Faizin.
Disampaikan harapan agar tidak ada siswa SMA Negeri 1 Padamara yang menjadi bagian dari kecelakaan yang terjadi. Oleh sebabitu pelajar harus selalu memakai helm berstandar SNI, mematuhi rambu lalu lintas, tidak kebut-kebutan, serta tidak mengendarai kendaraan jika belum memiliki SIM.
“Orang hebat bukanlah yang berani melanggar aturan, melainkan yang mampu menghargai keselamatan dirinya dan orang lain,” pesan Iptu Akhmad Faizin kepada seluruh siswa.
Sebelum upacara telah dilakukan pemeriksaan kendaraan para siswa SMA Negeri 1 Padamara. Ada sejumlah pelanggaran yang ditemukan di antaranya tidak memakai helm, tidak memasang spion dan tanda nomor kendaraan bermotor. (Prasetiyo)