BEM Unsoed Bentuk Sekolah Aman Bencana di SDN 1 dan 2 Windujaya

Bagikan :

BANYUMAS, EDUKATOR–Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) membentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SDN 1 dan SDN 2 Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas.

Program tersebut menjadi langkah konkret meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah menghadapi potensi bencana sekaligus memperkuat literasi kebencanaan melalui program CILCER (Cilik Cerdas).

Kepala SDN 1 Windujaya, Siti Aisah, S.Pd.SD., dan Kepala SDN 2 Windujaya, Panji Nugroho, S.Pd.I., M.Pd., menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Mereka mengapresiasi keterlibatan mahasiswa Unsoed yang dinilai memberikan manfaat langsung terhadap kesiapsiagaan warga sekolah.

“Saya menyambut baik program SPAB dan CILCER yang dilaksanakan Tim PPK Ormawa BEM Unsoed. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi murid dan guru karena memberikan pengetahuan serta pengalaman praktis dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Siti Aisah yang diiyakan Panji Nugroho.

Mereka berharap pembelajaran melalui simulasi dan kegiatan interaktif ini dapat membuat warga sekolah semakin siap, tanggap, dan tidak panik ketika terjadi bencana.

Kegiatan ini  merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Rangkaian program dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pembentukan SPAB dan sosialisasi CILCER.

Sekolah Siapkan Jalur Evakuasi

Tahap pertama berlangsung Senin (8/6/2026) dengan melibatkan empat guru dari SDN 1 Windujaya dan satu guru dari SDN 2 Windujaya. Tim mahasiswa mendampingi pihak sekolah mengidentifikasi jalur evakuasi, menentukan titik kumpul aman, serta menyusun prosedur operasional standar untuk menghadapi keadaan darurat.

Hasilnya, kedua sekolah kini memiliki plang jalur evakuasi dan titik kumpul. Keberadaan penanda tersebut memberikan panduan visual bagi guru dan murid ketika harus melakukan evakuasi dalam situasi bencana.

CILCER Hadirkan Edukasi Kebencanaan Interaktif
Tahap kedua dilaksanakan Jumat (12/6/2026) melalui sosialisasi CILCER yang diikuti 147 peserta. SDN 1 Windujaya mengikutsertakan 65 murid kelas 1 hingga 5 dan sembilan guru. Sementara itu, SDN 2 Windujaya diikuti 69 murid kelas 1 hingga 5 serta empat guru.

Materi mitigasi dan kesiapsiagaan bencana disampaikan melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan. Peserta mengikuti simulasi tanggap darurat serta kuis yang disesuaikan dengan usia murid sekolah dasar.

Pemahaman Kebencanaan Murid Meningkat
Program CILCER menunjukkan hasil yang terukur. Pemahaman murid SDN 1 Windujaya mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan bencana meningkat dari 50 persen menjadi 90 persen. Di SDN 2 Windujaya, pemahaman peserta naik dari 60 persen menjadi 90 persen.

Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran melalui simulasi dan kuis interaktif dapat menjadi metode efektif untuk memperkuat literasi kebencanaan pada anak usia sekolah dasar. Selain murid, kemampuan guru dalam mendampingi peserta didik menghadapi potensi bencana juga diperkuat melalui rangkaian kegiatan SPAB dan CILCER.

Ditargetkan Jadi Percontohan di Banyumas
Tim PPK Ormawa BEM Unsoed berharap SDN 1 dan SDN 2 Windujaya dapat berkembang menjadi percontohan Satuan Pendidikan Aman Bencana di Kabupaten Banyumas.

Program tersebut sekaligus memperlihatkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata dan terukur kepada masyarakat. Melalui edukasi sejak dini, warga sekolah diharapkan semakin siap, tangguh, dan mampu mengambil langkah tepat ketika menghadapi ancaman bencana. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

FULAD6
Ketika Negara Membutuhkan Keberanian: Menata Ulang Indonesia dari Akar Persoalan
WhatsApp Image 2026-08-21 at 18.50
Kelurahan Semarang & Argasoka Fasilitasi Halal dan NIB UMKM
WhatsApp Image 2026-08-21 at 11.45
Dua Film Karya Pelajar Pemenang Banjarnegara Movie 2026 Tayang di Bioskop
20260820_150123
Doktor Enha: Dosen Dituntut Rancang Pembelajaran Digital Bermakna
WhatsApp Image 2026-08-20 at 14.57
16 Atlet Disabilitas Banyumas Siap Berlaga di Peparpeda Jateng