Kolonel Priyo Handoyo, Alumnus SMAN 1 Purwokerto jadi Komandan Upacara Kemerdekaan di Istana

Bagikan :

*HUT ke 81 Kemerdekaan RI

Kolonel Inf. Priyo Handoyo

PURWOKERTO, EDUKATOR —  Keluarga besar SMA Negeri 1 Purwokerto layak bangga. Salah satu alumnusnya, Kolonel Inf. Priyo Handoyo, S.Sos, M.Si yang kini berdinas sebagai Komandan Kodim 0733/Kota Semarang dipercaya  sebagai Komandan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Tampil tegap dan percaya diri, Priyo Handoyo memimpin upacara di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan para tamu undangan. Kepercayaan tersebut menjadi momen istimewa bagi jajaran Kodim 0733/Kota Semarang, keluarga besar SMAN 1 Purwokerto, serta masyarakat Banyumas.Kolonel Priyo Handoko juga alumnus SMPN 1 Majenang, Cilacap tahun 1997.

Priyo merupakan alumnus SMAN 1 Purwokerto angkatan 2000. Perwira menengah TNI Angkatan Darat dari kecabangan Infanteri itu lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 8 Februari 1982.

Dua puluh enam tahun setelah meninggalkan bangku sekolah di Purwokerto, perjalanan pengabdiannya membawanya hingga dipercaya memimpin salah satu rangkaian terpenting dalam upacara kenegaraan Indonesia.

Dari SMAN 1 Purwokerto Menuju Akmil
Setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN 1 Purwokerto pada 2000, Priyo melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer (Akmil) Magelang. Ia merupakan lulusan Akmil tahun 2003 dan kemudian berdinas di Korps Infanteri.

Sejak awal karier, Priyo menjalani berbagai penugasan yang menuntut kemampuan fisik, mental, disiplin, dan kepemimpinan. Salah satu penugasan awalnya berlangsung di wilayah Kaimana, Papua.

Kariernya terus berkembang hingga ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Priyo pernah menjabat Komandan Batalyon Infanteri Raider 613/Raja Alam. Dalam penugasan tersebut, ia memimpin satuan di wilayah Papua, termasuk dalam operasi di daerah Yambi, Kabupaten Puncak.

Saat memimpin Yonif Raider 613/Raja Alam, Priyo mendapat penghargaan dari Pangkoopsgab Pinang Sirih atas keberhasilan operasi penangkapan pimpinan kelompok bersenjata Yambi, Kopengga Enumbi.

Pengalaman di medan operasi tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan kepemimpinan Priyo sebelum kemudian mengemban tugas pada jalur komando kewilayahan.

Dari Komandan Batalyon hingga Dandim
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Komandan Yonif Raider 613/Raja Alam, Priyo dipercaya menjadi Komandan Kodim 0908/Bontang.

Ia juga pernah menjalankan penugasan sebagai Perwira Menengah di Mabes TNI sebelum kembali mendapat amanah dalam jabatan komando kewilayahan.

Sejak Agustus 2025, Kolonel Inf. Priyo Handoyo dipercaya menjabat Komandan Kodim 0733/Kota Semarang.

Rekam jejak tersebut mengantarkannya pada kepercayaan untuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Bagi Priyo, tugas tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada negara. Sementara bagi jajaran Kodim 0733/Kota Semarang, kepercayaan itu menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

Melalui unggahannya, Kodim 0733/Kota Semarang menyampaikan bahwa penunjukan Priyo sebagai komandan upacara merupakan kehormatan karena ia mendapat kesempatan memimpin salah satu rangkaian penting dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang juga menyampaikan ucapan selamat serta berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi.

“Selamat dan sukses kepada Dandim 0733/Kota Semarang atas terpilihnya sebagai Komandan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkap keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang.

Mereka juga mendoakan agar Priyo senantiasa diberikan kelancaran, kekuatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah tersebut.

Kebanggaan Angkatan 2000
Penampilan Priyo di Istana Merdeka mendapat sambutan positif dari keluarga besar Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Purwokerto (IKASMANSA).

Kiprahnya menambah catatan kebanggaan bagi angkatan 2000 yang melahirkan alumni dengan beragam profesi dan bidang pengabdian.

Salah satu rekan satu angkatan Priyo adalah Prof. Dr. Ir. Norman Arie Prayogo, S.Pi., M.Si. Norman berkiprah di bidang pendidikan tinggi dan kini dipercaya sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Norman juga mendapat amanah sebagai Ketua Umum IKASMANSA periode 2026–2030.

Priyo dan Norman menempuh jalur pengabdian berbeda. Priyo berkarier di lingkungan militer, sedangkan Norman mengabdikan diri melalui dunia akademik. Namun, keduanya memiliki titik awal perjalanan yang sama, yakni SMAN 1 Purwokerto.

Mewarisi Semangat Jenderal Besar Soedirman
Kiprah Kolonel Inf. Priyo Handoyo di panggung kenegaraan juga mengingatkan pada sosok Jenderal Besar Soedirman, salah satu tokoh besar perjuangan kemerdekaan yang memiliki akar kuat dengan Banyumas.

Priyo dan Jenderal Besar Soedirman sama-sama memiliki keterkaitan darah dengan Banyumas serta mengabdikan diri melalui dunia militer. Keduanya menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian putra daerah kepada bangsa dan negara.

Jika Soedirman dikenang sebagai panglima besar yang memimpin perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Priyo kini menjalankan pengabdian melalui tugasnya sebagai perwira TNI Angkatan Darat.

Kepercayaan memimpin upacara kemerdekaan di Istana Merdeka menjadi salah satu catatan penting dalam pengabdian Priyo. Kiprahnya dapat dipandang sebagai bagian dari generasi penerus yang menjaga semangat perjuangan, kedisiplinan, dan pengabdian yang telah diwariskan para pendahulu bangsa.

Bagi masyarakat Banyumas, hal tersebut memiliki makna tersendiri. Dari daerah yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Jenderal Besar Soedirman, kini muncul putra daerah yang dipercaya menjalankan tugas penting dalam peringatan kemerdekaan Indonesia di tingkat nasional.

Dari Purwokerto Mengabdi untuk Indonesia
Perjalanan Priyo menjadi gambaran bahwa langkah menuju panggung nasional dapat dimulai dari ruang kelas di daerah.

Setelah lulus dari SMAN 1 Purwokerto pada 2000, ia menempuh pendidikan militer, menjalani berbagai penugasan, memimpin satuan di medan operasi, mengemban komando kewilayahan, hingga akhirnya dipercaya menjadi Komandan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Bagi keluarga besar SMAN 1 Purwokerto, khususnya angkatan 2000, momen tersebut bukan sekadar penampilan seorang perwira di hadapan Presiden. Di balik seragam, sikap tegap, dan komando yang lantang, terdapat perjalanan panjang tentang pendidikan, disiplin, pengalaman, serta pengabdian.

Dari Purwokerto, Priyo menapaki perjalanan hingga dipercaya menjalankan tugas negara di panggung tertinggi upacara kenegaraan Indonesia.

Kiprah Kolonel Inf. Priyo Handoyo pun menambah cerita kebanggaan Banyumas: seorang putra daerah yang tumbuh dari lingkungan pendidikan di Purwokerto.

Kemudian mengabdikan diri melalui TNI AD dan mendapat kepercayaan memimpin pasukan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. (Dari berbagai sumber/Prasetiyo)

 

 

 

BERITA TERKINI

FULAD6
Mungkinkah Presiden Memutus Ekosistem Ilegal?
WhatsApp Image 2026-08-19 at 18.53
Lomba Voli Ceria Meriahkan Milad MIM Wirasana dan HUT RI
WhatsApp Image 2026-08-19 at 06.37
Empat Murid SMAN 1 Purwokerto Tembus Final OSN Nasional
priyo4
Kolonel Priyo Handoyo, Alumnus SMAN 1 Purwokerto jadi Komandan Upacara Kemerdekaan di Istana
ChatGPT Image Aug 18, 2026, 04_11_02 PM
Qolby, Mahasiswa Termuda UNY di Usia 16 Tahun