2.447 Lulusan Unsoed Diwisuda, 57,6 Persen Cumlaude

Bagikan :

PURWOKERTO, EDUKATOR–Sebanyak 2.447 lulusan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi menyandang gelar akademik dalam Wisuda ke-162 dan ke-163. Sebanyak 57,6 persen di antaranya berhasil meraih predikat dengan pujian atau cumlaude.

Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Unsoed Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., mengajak para lulusan mensyukuri pencapaian tersebut sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kampus. Menurutnya, wisuda menjadi titik penting untuk melanjutkan perjalanan menuju dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat.

“Syukur menjadi hal terindah atas pencapaian hari ini,” kata Prof. Ali.

Prosesi wisuda berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (8–9/9/2026), di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman Unsoed. Dengan tambahan 2.447 lulusan tersebut, jumlah alumni Unsoed kini mencapai 132.459 orang yang diharapkan terus memberikan kontribusi di berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Ribuan Lulusan Dari Berbagai Fakultas
Wisuda tersebut digelar melalui Sidang Terbuka Senat untuk berbagai jenjang pendidikan. Rangkaian itu meliputi Wisuda Doktor ke-33 dan 34, Pascasarjana ke-94 dan 95, Profesi ke-77 dan 78, Spesialis ke-7 dan 8, Sarjana ke-162 dan 163, serta Diploma Tiga ke-141 dan 142.

Pada hari pertama, prosesi diikuti lulusan Program Pascasarjana, Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Peternakan, Fakultas Hukum, serta Fakultas Kedokteran.

Pada  hari kedua diikuti lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Rektor Ingatkan Lulusan Hadapi Tantangan
Prof. Ali mengatakan, setelah meninggalkan kampus, para alumni akan kembali menghadapi dinamika masyarakat, termasuk merintis dan mengembangkan karier profesional. Ia mengingatkan bahwa perjalanan tersebut tidak selalu mudah karena berbagai tantangan akan terus hadir.

“Tidak ada tantangan yang tidak dapat diselesaikan,” ujarnya.

Menurut Prof. Ali, tantangan tidak seharusnya dipandang sebagai hambatan semata. Sebaliknya, tantangan dapat menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuan sekaligus membentuk pribadi yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai keadaan.

Wisuda Menjadi Awal Pengabdian
Perwakilan wisudawan hari pertama, Aulia Rahma Ayuninggar dari Fakultas Hukum, mengatakan Unsoed tidak hanya menjadi tempat memperoleh pendidikan dan gelar. Kampus juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk tumbuh dan mendapatkan berbagai pengalaman.

“Unsoed menjadi bagian penting perjalanan hidup kami,” katanya.

Aulia berharap seluruh lulusan mampu menjadi pribadi yang berkarakter, berkualitas, dan memiliki daya saing global. Nilai serta pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Unsoed diharapkan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan setelah wisuda.

Sementara itu, perwakilan wisudawan hari kedua, Norika Fajari Rahayu dari Fakultas Ilmu Budaya, menilai wisuda merupakan awal perjalanan baru. Ilmu dan pengalaman selama berada di Unsoed harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata.

“Gelar sarjana adalah gerbang awal menuju pengabdian,” ujarnya.

Norika mengajak para lulusan membawa nilai-nilai kejuangan dan kerakyatan Unsoed di mana pun berada. Baik ketika memasuki dunia kerja, membangun usaha, maupun melanjutkan pendidikan, para alumni diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Alumni Dorong Lulusan Berani Berkarya
Pesan serupa disampaikan perwakilan alumni Unsoed dari Fakultas Ilmu Budaya, Herman Indartono, A.Md., yang kini menjabat Chief Executive Officer (CEO) PT Saskara Putera Nusantara.

Herman membagikan pengalaman membangun perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, arsitektur, dan interior. Perusahaan tersebut telah berjalan lebih dari lima tahun dan turut membuka lapangan kerja bagi alumni Unsoed serta masyarakat.

Ia mengajak para lulusan percaya diri terhadap kompetensi yang dimiliki. Namun, kepercayaan diri tersebut perlu diimbangi dengan sikap rendah hati dan keberanian mengambil kesempatan untuk berkembang dan berkarya.

“Percaya diri, tetap rendah hati, dan berani berkarya,” pesannya.

Dengan kompetensi, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di kampus, 2.447 lulusan Unsoed diharapkan mampu melanjutkan perjalanan dengan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan almamater.(Prasetiyo)

 

 

BERITA TERKINI

FAUZI PAKAIAN JAWA
Mereka Gagal, Kita Belajar
WhatsApp Image 2026-09-09 at 21.29
Pasar PJOK Banjarnegara Pamerkan Inovasi Guru Olahraga
WhatsApp Image 2026-09-09 at 14.09
39 Pasukan Tunas Muda Dikukuhkan
WhatsApp Image 2026-09-09 at 16.13
2.447 Lulusan Unsoed Diwisuda, 57,6 Persen Cumlaude
FULAD6
Krisis Multipolar: Ketika Diplomasi Militer Diuji Di Antara Poros Barat dan Timur