
PURWOKERTO, EDUKATOR–Rizka Dwi Nuraini, Pramuka Penegak MAN 2 Banyumas tampil sebagai jawara Duta Humas Kendalisada Kwarcab Banyumas 2026. Rizka aktif dalam Satuan Karya Millenial Kwarcab Banyumas.
Gelar tersebut diraih pada babak final pemilihan Duta Humas, di Halaman GOR Satria Purwokerto, Rabu (9/9/2026). Rizka berhasil mengungguli sembilan finalis lainnya. Mereka berasal dari berbagai pangkalan dan satuan karya Banyumas.
Ajang Mencetak Kader Humas Pramuka
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarcab Banyumas Hendriarto Wigunawan menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar adu penampilan. Kompetisi juga tidak hanya menguji kepercayaan diri peserta.
“Ajang ini menguji kemampuan komunikasi dan kreativitas anggota,” katanya.
Pemilihan tersebut menjadi arena pengembangan kemampuan anggota muda Pramuka. Peserta dituntut mampu mengemas informasi secara menarik. Mereka juga harus mampu berkomunikasi secara efektif. Kreativitas dan citra positif Pramuka turut menjadi perhatian.
Sebanyak 10 Pramuka Penegak dan Pandega mengikuti final. Seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi. Mereka bersaing memperebutkan gelar Duta Humas Kendalisada 2026.
“Kemampuan peserta menjadi modal penting menghadapi banjir informasi,” katanya.
Hendri menambahkan, Kwarcab Banyumas merancang ajang tersebut secara khusus. Kegiatan bertujuan menjaring dan mengapresiasi kader muda Pramuka. Mereka diharapkan cakap dalam kepanduan dan bidang kehumasan.
Kemampuan berbicara menjadi salah satu aspek penilaian. Kreativitas mengolah pesan juga menjadi perhatian penting. Keberanian tampil turut menentukan persaingan para finalis.
Menurut Hendri, perkembangan informasi menuntut kemampuan komunikasi. Pramuka harus mampu menyampaikan informasi secara cepat. Pesan yang disampaikan juga harus menarik dan positif.
Rizka Unggul Di Antara Sepuluh Finalis
Ketua Panitia Pemilihan Duta Humas Kendalisada Kwarcab Banyumas 2026 Oki Nur Aris Irfangi menjelaskan proses seleksi. Peserta berasal dari berbagai pangkalan dan satuan karya. Seluruhnya merupakan Pramuka Penegak dan Pandega Banyumas.
Setelah melalui sejumlah tahapan, terpilih 10 finalis. Mereka kemudian mengikuti babak final pemilihan Duta Humas. Dari hasil final, Rizka berhasil meraih posisi pertama.
“Hasil final menetapkan Rizka sebagai Duta Humas Kendalisada,” jelas Oki.
Rizka Dwi Nuraini menjadi Duta Humas Kendalisada 2026. Ia mewakili Pramuka Penegak MAN 2 Banyumas. Rizka juga aktif dalam Saka Milenial Kwarcab Banyumas.
Posisi Runner Up 1 diraih Bina Nahjal Hidayati. Ia merupakan anggota DKR Tambak. Runner Up 2 diraih Rifqi Alfarizi dari Racana Soedirman. Racana tersebut berada di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.
Untuk kategori harapan, Aurel Fasya Rizqina meraih Harapan 1. Aurel merupakan peserta dari SMA Negeri 1 Baturraden. Tiffany Fitri Demeisty meraih Harapan 2. Tiffany berasal dari MAN 2 Banyumas.
Sementara itu, Deswita Novina Pratiwi meraih Harapan 3. Deswita merupakan anggota Saka Bhayangkara Polsek Jatilawang.
Penghargaan Khusus Untuk Peserta Berprestasi
Panitia juga memberikan sejumlah penghargaan khusus. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan keunggulan setiap peserta.
Mega Ziah Asyfa meraih predikat Peserta Teraktif. Mega berasal dari SMK Negeri 1 Lumbir. Predikat Peserta Terfavorit diberikan kepada Aurora Azka Fauziyah. Aurora merupakan peserta SMA Negeri 1 Ajibarang.
Sementara itu, predikat Peserta Terkreatif diraih Ghaza Fairus Hanafi. Ghaza berasal dari SMA Negeri 1 Jatilawang. Predikat Peserta Terdedikatif diraih Dwi Hannisa Nugrahaeni. Dwi merupakan peserta SMA Negeri 1 Rawalo.
Oki mengatakan, kehadiran duta baru membawa harapan. Mereka diharapkan memperkuat komunikasi Pramuka Banyumas. Peran tersebut mencakup komunikasi, publikasi, dan kreativitas.
“Duta baru diharapkan memperkuat komunikasi Pramuka Banyumas,” tambah Oki.
Para duta tidak hanya menjadi representasi kegiatan kepramukaan. Mereka juga diharapkan menjadi penggerak kreativitas. Pesan positif Gerakan Pramuka harus dikemas lebih menarik. Penyampaiannya juga perlu menyesuaikan perkembangan era digital.
Pramuka Harus Piawai Bercerita
Kemenangan Rizka menjadi penanda penting perkembangan kehumasan Pramuka. Pramuka kini dituntut menguasai kemampuan komunikasi publik. Kemampuan tersebut semakin penting di tengah perkembangan digital.
“Pramuka harus cerdas menyampaikan pesan di era digital,” pungkas Oki.
Menurut Oki, Pramuka bukan hanya tentang kegiatan lapangan. Keterampilan tali-temali dan perkemahan tetap menjadi bagian penting. Namun, kemampuan komunikasi juga semakin dibutuhkan.
Duta Humas Kendalisada diharapkan mampu menjembatani kebutuhan tersebut. Mereka dapat menyampaikan kegiatan Pramuka kepada masyarakat. Pesan positif juga dapat disebarkan melalui berbagai media.
Dengan terpilihnya Rizka, kompetisi menghasilkan kader baru. Kader tersebut diharapkan aktif dalam komunikasi publik. Kreativitas generasi muda juga diharapkan semakin berkembang. Kiprah mereka menjadi bagian dari wajah Pramuka Banyumas. (Parsito/Prs)