
BLORA, EDUKATOR –Empat rumah milik Ayu Deni Sulistiyani, tenaga kependidikan SMPN 1 Kunduran, Kabupaten Blora, ludes terbakar saat penghuni sedang terlelap. Musibah yang terjadi pada Rabu (2/9/2026) dini hari itu kini mendapat perhatian dan kepedulian dari keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
PGRI Provinsi Jawa Tengah bersama PGRI Kabupaten Blora dan PGRI Cabang Kunduran mendatangi kediaman Ayu Deni di Desa Muraharjo RT 06/RW 01, Kecamatan Kunduran, Jumat (11/9/2026). Selain bersilaturahmi, rombongan juga menyerahkan bantuan untuk meringankan beban korban.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB ketika Ayu Deni dan keluarganya sedang tidur. Mereka terbangun setelah mendapat peringatan dari tetangga ketika api telah membakar bagian belakang rumah.
Ketua PGRI Kabupaten Blora, Yatni, S.Pd., M.Pd., mengatakan kebakaran mengakibatkan empat rumah beserta seluruh perabot rumah tangga habis terbakar.
“Empat rumah beserta perabot rumah tangga habis terbakar,” ujarnya.
Menurut Yatni, PGRI Kabupaten Blora segera merespons setelah menerima laporan dari pengurus PGRI Cabang Kunduran. Organisasi tersebut berupaya hadir untuk membantu anggota yang tertimpa musibah.
“PGRI Blora selalu berupaya hadir membantu anggota,” tegasnya.
PGRI Jateng Tegaskan Solidaritas
Wakil Ketua PGRI Jawa Tengah yang juga mantan Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Dr. Hj. Sri Suciati, M.Hum., hadir mewakili Ketua PGRI Jateng Dr. Muhdi, S.H., M.Hum.
Sri Suciati menyampaikan salam dan dukungan dari Muhdi kepada Ayu Deni dan keluarga. Ia berharap korban tetap tabah menghadapi musibah serta dapat segera bangkit untuk membangun kembali kehidupannya.
“Ibu Deni harus tetap tabah menghadapi cobaan,” kata Sri Suciati.
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan PGRI bukan sekadar bantuan materi. Kehadiran pengurus di tengah korban merupakan wujud solidaritas dan kepedulian organisasi terhadap anggotanya.
“Ibu Deni tidak sendirian menghadapi musibah ini,” tegasnya.
Sri Suciati menyadari bantuan tersebut tidak dapat mengganti seluruh kerugian akibat kebakaran. Namun, bantuan diharapkan sedikit meringankan beban Ayu Deni dan keluarganya.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat PGRI Kabupaten Blora dan PGRI Cabang Kunduran yang segera merespons musibah tersebut.
Bantuan Mengalir dari Keluarga PGRI
Selain bantuan dari PGRI Provinsi Jawa Tengah, bantuan juga diserahkan Ketua PGRI Kabupaten Blora Yatni, S.Pd., M.Pd., dan Ketua PGRI Cabang Kunduran Dani, S.Pd.
Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap anggota yang tengah menghadapi kesulitan akibat musibah kebakaran.
Ayu Deni tampak terharu menerima kunjungan dan bantuan dari jajaran PGRI. Di tengah kesedihan karena kehilangan tempat tinggal dan harta benda, ia menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan.
“Terima kasih atas kepedulian seluruh keluarga besar PGRI,” ucap Ayu Deni.
Ia berharap kebaikan dan kepedulian para pengurus PGRI mendapat balasan dari Tuhan.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Ketua Biro Kaderisasi dan Organisasi PGRI Jateng Dr. H. Maryanto, M.Si., serta Ketua Biro Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Prof. Dr. Listyaning Sumardiyani, M.Hum.
Kehadiran jajaran PGRI Jawa Tengah bersama pengurus PGRI Kabupaten Blora dan PGRI Cabang Kunduran menegaskan bahwa solidaritas organisasi tidak hanya hadir dalam kegiatan pendidikan, tetapi juga ketika anggotanya menghadapi musibah.(Purwanto/Prs)