Universitas AMIKOM Latih Guru MIM Kedungwuluh Lor Kuasai Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris

Bagikan :

Tim pengabdian masyarakat Universitas AMIKOM Purwokerto foto bersama guru-guru di MI Muhammadiyah Kedungwuluh Lor, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas.

PURWOKERTO, EDUKATOR–Sebanyak 20 guru MI Muhammadiyah Kedungwuluh Lor, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, mengikuti pelatihan pemanfaatan aplikasi Orai untuk meningkatkan kemampuan berbicara (speaking)  bahasa Inggris. Pelatihan yang digelar Universitas Amikom Purwokerto melalui skema Amikom Mitra Masyarakat itu berlangsung Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi upaya meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran bahasa Inggris di madrasah.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat itu diketuai Dini Riandini, S.S., M.Hum., dosen Universitas Amikom Purwokerto. Dalam pelaksanaannya, Dini melibatkan dua mahasiswi, yakni Aqsa Putri Saraswati dan Marsyah Fadila Az Zahro sebagai anggota tim.

Program tersebut merupakan bagian dari skema Amikom Mitra Masyarakat yang didanai Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Amikom Purwokerto.

“Teknologi dapat mendukung pembelajaran bahasa Inggris,” ujar Dini Riandini.

Guru Dikenalkan Teknologi Pembelajaran
Dini menjelaskan, pelatihan difokuskan pada peningkatan kompetensi guru agar mampu memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Salah satu fokusnya adalah penggunaan aplikasi Orai untuk membantu meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris.

Materi pelatihan diawali dengan pengenalan perkembangan teknologi terkini, khususnya pemanfaatan Orai dalam dunia pendidikan. Para guru kemudian mengikuti pre-test untuk mengetahui kemampuan awal sebelum mendapatkan materi dan praktik penggunaan aplikasi.

Dalam sesi praktik, peserta mempelajari penggunaan Orai untuk memahami struktur bahasa Inggris sekaligus melatih kemampuan berbicara. Setelah seluruh materi dan praktik selesai, peserta mengikuti post-test untuk mengetahui perkembangan kemampuan setelah mengikuti pelatihan.

Pelatihan berlangsung selama sekitar dua jam. Para guru mengikuti kegiatan dengan antusias, terutama saat praktik dan sesi tanya jawab mengenai penggunaan aplikasi Orai dalam pembelajaran.

Salah seorang peserta, Suryanti, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan memberikan pengetahuan baru bagi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujar Suryanti.

Ia juga mengapresiasi Universitas Amikom Purwokerto yang telah memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Orai kepada para guru MIM Kedungwuluh Lor.

Mahasiswa Terapkan Ilmu Perkuliahan
Sementara itu, Aqsa Putri Saraswati mengatakan keterlibatannya sebagai anggota tim pengabdian kepada masyarakat menjadi pengalaman berharga. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi dirinya untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan secara langsung di lingkungan pendidikan.

“Pengabdian ini menjadi pengalaman berharga bagi saya,” ujar Aqsa.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan. Khususnya, dalam mendukung pembelajaran di sekolah dasar dan madrasah melalui pemanfaatan teknologi.

Melalui kegiatan tersebut, Universitas Amikom Purwokerto tidak hanya memberikan penguatan kompetensi kepada guru, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

amikom
Universitas AMIKOM Latih Guru MIM Kedungwuluh Lor Kuasai Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris
WhatsApp Image 2026-09-11 at 19.59
PGRI Jateng Bantu Anggota Korban Kebakaran di Blora
WhatsApp Image 2026-09-11 at 11.27
SDN 1 Purbalingga Lor Borong Tujuh Prestasi FTBI
WhatsApp Image 2026-09-11 at 08.21
PGRI Jateng Salurkan Bantuan Rp 100 Juta untuk Korban Gempa NTT
FULAD6
Ketika Republik Berada di Persimpangan