155 Relawan Bersihkan Hulu Sungai Tajum di Desa Samudra

Bagikan :

 

Foto bersama panitia dan Relawan Generasi Bumi Season 1 (REGEN B S1) tahun 2026. Foto: Dokumentasi Panitia REGEN B S1/EDUKATOR).

BANYUMAS, EDUKATOR–Sebanyak 155 relawan dari pelajar, mahasiswa, dan masyarakat turun langsung membersihkan hulu Sungai Tajum di Desa Samudra, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Minggu (20/9/2026).

Aksi tersebut menjadi bagian dari Relawan Generasi Bumi Season 1 (REGEN B S1) tahun 2026 untuk membangkitkan kesadaran lingkungan melalui aksi nyata. Tema yang diusung dalam kegiatan ini “Eco-River Tajum Tersenyum: Aksi Nyata Masyarakat Mewujudkan Sanitasi Lingkungan dan Ekosistem Berkelanjutan”.

“Kami mengapresiasi aksi ini. Kegiatan ini membangkitkan kesadaran lingkungan secara kolektif,” ujar Camat Gumelar Septian Muhranto ketika memberikan pembekalan kepada para relawam.

Pembekalan berlangsung Sabtu malam (19/9/2026), dilanjutkan para relawan  turun langsung membersihkan hulu Sungai Tajum di Desa Samudra pada keesekan harinya.

REGEN B S1 diinisiasi oleh PPM (Pemuda Pemudi Mengabdi) Banyumas. Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Banyumas Hummanity Volunteer dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas. Mereka yang terlibat dari kalangan pelajar, masyarakat dan mahasiswa. Khusus mahasiswa, diantaranya dari Unsoed,UMP, Universitas AMIKOM, UIN Saizu, BSI Purwkerto , UGM, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dan sebagainya.

Para relawan diterjunkan langsung ke sejumlah titik di hulu Sungai Tajum. Sebanyak 155 relawan dibagi menjadi delapan kelompok yang masing-masing terdiri atas 19 hingga 20 orang.

Kedelapan kelompok tersebut kemudian disebar di beberapa titik berbeda untuk melakukan pembersihan sungai. Relawan memungut berbagai jenis sampah yang ditemukan di sepanjang lokasi kegiatan.

Foto bersama relawan dan warga membersihkan titik ke-3 di Sungai Tajum, Desa Samudra.Foto: Dokumentasi Panitia REGEN B S1/EDUKATOR).

Sampah Anorganik Jadi Perhatian Utama
Dalam aksi tersebut, perhatian relawan terutama diarahkan pada sampah anorganik yang sulit terurai, diantaranya botol plastik air mineral, tas kresek, gelas plastik, pecahan kaca, Styrofoam dan sejenisnya. Sampah jenis tersebut berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak ditangani dengan baik.

Pembersihan hulu sungai tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan aliran Sungai Tajum, sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian ekosistem sungai.

Para relawan tidak hanya melakukan kegiatan bersih-bersih, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menjaga lingkungan. Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai kalangan yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam. (Bayu Rizqi Sutanto/Prs)

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-21 at 22.19
Dari Mustahik, Nuhwanto Kini Jadi Pengusaha Mebel Sukses
WhatsApp Image 2026-09-21 at 10.52
155 Relawan Bersihkan Hulu Sungai Tajum di Desa Samudra
FULAD6
Negara Kuat di Era Konvergensi
IMG-20260919-WA0008
Ribuan Goweser Semarakkan Soedirman Bike Festival 2026
WhatsApp Image 2026-09-19 at 21.39
126 Murid SD Meriahkan FTBI 2026 Tingkat Kabupaten Purbalingga