*Trofeo PGRI Banjarnegara 2026
BANJARNEGARA, EDUKATOR–Kesebelasan PGRI Sigaluh dan PGRI Pejawaran memastikan tiket ke babak delapan besar Trofeo PGRI Banjarnegara 2026 setelah memenangi pertandingan babak 16 besar di Stadion Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Sabtu (17/10/2026). PGRI Sigaluh menumbangkan PGRI Kalibening dengan skor 2-0, sedangkan PGRI Pejawaran mengalahkan PGRI Wanadadi dengan skor tipis 1-0.
Kekalahan PGRI Kalibening menjadi kejutan setelah pekan sebelumnya tim tersebut berhasil mengalahkan PGRI Banjarmangu. Sebaliknya, PGRI Sigaluh tampil efektif dengan memaksimalkan peluang melalui permainan agresif gelandang serang mereka, Enang Sudrajat.
Enang Sudrajat Jadi Pembeda
PGRI Sigaluh membuka keunggulan pada menit ke-26 melalui gol Arif Wicaksono. Gol tersebut berawal dari sepak pojok Enang Sudrajat yang diselesaikan Arif dengan sontekan terarah ke gawang lawan.
Memasuki babak kedua, Enang kembali menunjukkan perannya sebagai motor serangan. Pada menit ke-59, ia melakukan aksi individu dari tengah lapangan sebelum melepaskan tendangan terarah yang gagal diantisipasi kiper PGRI Kalibening.
Gol tersebut memastikan keunggulan PGRI Sigaluh menjadi 2-0. Hingga peluit panjang dibunyikan, PGRI Kalibening tidak mampu memperkecil ketertinggalan sehingga PGRI Sigaluh berhak melaju ke babak delapan besar.
Pejawaran Menang Tipis atas Wanadadi
Pada pertandingan lainnya, PGRI Pejawaran juga memastikan langkah ke perempat final setelah mengalahkan PGRI Wanadadi dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan Pejawaran dicetak Frida Afgani pada menit ke-37.
Kedua tim menyuguhkan permainan taktis dan menerapkan strategi masing-masing sepanjang pertandingan. Namun, gol Frida menjadi pembeda sekaligus memastikan PGRI Pejawaran melangkah ke babak delapan besar.
Ratusan Guru dan Murid Meriahkan Laga
Pertandingan babak 16 besar tersebut disaksikan ratusan guru dan murid. Suasana semakin semarak dengan kehadiran Camat Sigaluh Dampak Firmansyah dan Camat Kalibening Agus Purnomo yang mendampingi Ketua PGRI Banjarnegara Heling Suhono.
Heling mengaku bangga terhadap penampilan para guru yang berlaga selama dua pekan penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, seluruh tim menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Saya mengikuti setiap pertandingan dan melihat semua tim tampil bagus,” ujar Heling.
Ia menilai dukungan ratusan guru dan murid turut membangkitkan semangat para pemain. Kehadiran dua camat dalam pertandingan tersebut juga menjadi bentuk perhatian pimpinan wilayah terhadap para guru.
Heling berharap semangat kebersamaan dan sportivitas terus terjaga melalui kegiatan olahraga antarguru. Menurutnya, turnamen tersebut menjadi bagian dari perayaan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-81 PGRI.
“Ini menjadi kado indah bagi kami yang merayakan HGN,” katanya.
Trofeo PGRI Banjarnegara 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mempererat persaudaraan antarguru. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan semakin menyemarakkan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-81 PGRI. (Heni Purwono/Prs)