Murid TK Pertiwi Karangsari Belajar Budidaya Melon di Karangpucung

Bagikan :

Foto bersama guru dan anak-anak TK Pertiwi Karangsari

PURBALINGGA, EDUKATOR–Sebanyak 32 murid TK Pertiwi Karangsari, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga  mengikuti pembelajaran luar kelas (outing class) di kebun melon Desa Karangpucung, Kecamatan Kertanegara, Purbalingga Sabtu (24/10/2026). Melalui kegiatan ini, murid belajar mengenal proses budidaya melon, mulai dari benih, penyemaian, penanaman hingga memetik buah, sekaligus melatih keberanian, kemandirian, serta kemampuan motorik kasar dan halus.

Kepala TK Pertiwi Karangsari, Haryati, S.Pd., AUD., mendukung kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada anak-anak. “Anak-anak belajar menghargai proses dan kerja keras petani,” ujarnya.

Menurut Haryati, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa sayang terhadap alam serta membantu anak memahami bahwa makanan membutuhkan proses sebelum sampai ke meja makan.

Anak-anak berada di dalam kebon melon yang asri

Mengenal Proses Melon hingga Panen
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 dengan keberangkatan menggunakan kendaraan odong-odong. Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit, rombongan tiba di lokasi. Anak-anak kemudian duduk rapi untuk mendengarkan pengarahan dari pemandu, Kak Udi dan Kak Titin.

Setelah pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama.

Selanjutnya, murid diajak memasuki area kebun melon untuk melihat tanaman secara langsung dan mengenal proses budidayanya, mulai dari benih hingga panen.

Memberi makan kepada kambing, pengalaman berkesan bagi anak-anak. 

Kenalkan Lingkungan dan Latih Kemandirian
Tidak hanya mengamati tanaman melon, murid juga berkesempatan melihat kebun nanas dan pepaya serta mengenal sejumlah hewan, seperti kambing atau domba, kelinci, sapi, dan keledai. Keceriaan semakin terasa ketika anak-anak mencicipi buah melon yang tersedia di lokasi kebun.

Menurut Haryati, kegiatan ini juga membantu mengembangkan kemampuan bahasa dan sosial murid. Anak-anak mengenal kosakata baru, seperti petani, bibit, kebun, dan panen. Mereka juga belajar mengikuti arahan, mengantre saat memasuki lokasi kebun, serta berinteraksi dengan teman dan pendamping.

Pembelajaran Menyenangkan di Luar Kelas
Dalam kegiatan tersebut, Haryati didampingi dua guru, yakni Asih Setyaningsih, S.Pd., dan Wakhidah, S.Pd., AUD. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar murid memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan melalui pengamatan, aktivitas fisik, interaksi sosial, dan pengenalan lingkungan.

Salah satu murid yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Arroyan Jagadika Wijayanto. Pengalaman mengunjungi kebun melon diharapkan membuat anak-anak semakin mengenal sumber pangan serta memahami pentingnya merawat tanaman dan menjaga alam.

Melalui outing class ini, TK Pertiwi Karangsari berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar langsung dari lingkungan sekitar. (Iko/Prs)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

penghijauan2
OSIS SMPN 3 Purbalingga Tanam 50 Bibit Alpukat di Lingkungan Sekolah
WhatsApp Image 2026-10-24 at 21.51
PGRI Banjarnegara Hajar Rakit 4-1, Mandiraja Menang
WhatsApp Image 2026-10-24 at 15.31
Dewan Saka Perwira Anti Narkoba Purbalingga Dilantik
WhatsApp Image 2026-10-25 at 06.13
SMPN 1 Jatilawang dan SMPN 3 Karanglewas Juara LGKP 2026
Screenshot 2026-10-25 201006
Empat Dosen Faperta Unsoed Dorong Pendapatan KWT Subur Alami Banjarnegara