Kementan dan GenSoed Hub Perkuat Kewirausahaan Petani Muda

Bagikan :

JAKARTA, EDUKATOR–Kementerian Pertanian RI menjalin kerja sama dengan Generasi Soedirman (GenSoed) Hub untuk memperkuat kompetensi dan kewirausahaan di sektor pertanian. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pengusaha muda Indonesia yang kompeten dan berdaya saing di bidang pertanian.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Pelatihan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI dan GenSoed Hub di Gedung D lantai 7, Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Selasa (27/10/2026).

Tiga Fokus Utama Kerja Sama
Tedy yang juga alumni Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) angkatan 1991.mengatakan, PKS yang ditandatangani Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian RI bersama Ketua Umum GenSoed mencakup tiga bidang utama. Ketiganya diarahkan untuk meningkatkan kompetensi, memperluas kesempatan belajar, serta memperkuat jiwa kewirausahaan di sektor pertanian.

Bidang pertama adalah kerja sama sertifikasi kompetensi di bidang pertanian. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pengakuan terhadap kemampuan dan keterampilan sumber daya manusia yang bekerja di sektor tersebut.

Kedua, pembentukan Tempat Uji Kompetensi (TUK) GenSoed Hub. Fasilitas ini diharapkan menjadi sarana untuk mendukung pelaksanaan pengujian kompetensi di bidang pertanian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketiga, peningkatan kapasitas dan kewirausahaan bagi alumni Unsoed, petani muda, serta masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan yang direncanakan adalah program magang ke luar negeri, antara lain ke Jepang dan Taiwan.

Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Pertanian
Melalui kerja sama ini, Kementerian Pertanian dan GenSoed Hub diharapkan dapat memperluas akses peningkatan keterampilan sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha di sektor pertanian.

Tedy berharap, kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penandatanganan perjanjian, tetapi berlanjut menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi alumni perguruan tinggi, petani muda, dan masyarakat.

“Semoga langkah ini melahirkan pengusaha muda pertanian Indonesia,” ujar Tedy.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk mendorong pengembangan dan penguatan kewirausahaan pertanian. Dengan peningkatan kompetensi, pengalaman praktik, serta wawasan usaha, generasi muda diharapkan semakin siap mengembangkan potensi pertanian Indonesia dan membangun usaha yang berkelanjutan. (Alief Einstein/Prs)

 

 

BERITA TERKINI

karangjambu1
Kepala SD se-Kecamatan Karangjambu Didorong Jadi Pemimpin Pembelajaran
Screenshot 2026-10-30 141735
Kembangkan Gandum Tropis, Banjarnegara Pekan Ini Siap Panen
WhatsApp Image 2026-10-30 at 10.27
SMAN 1 Sigaluh Raih Predikat Sekolah Aktif Literasi Nasional
FULAD6
Prahara Ketiga: Membaca Sejarah, Mengenali Ancaman, Menjaga Kedaulatan Bangsa
PGRI Purbalingga_ 11 Kegiatan HUT ke-81
Rayakan HUT ke 81 PGRI dan HGN, Ini 11 Kegiatan PGRI Purbalingga !