Banyumas Ngibing 24 Jam, Ribuan Penari Dalam dan Luar Negeri Bakal Tampil

Bagikan :

*Peringati Perayaan Hari Tari Sedunia, Angkat Budaya Banyumasan

BANYUMAS, EDUKATOR–Bagi Anda yang akan berakhir pekan di kawasan kota lama Banyumas, catat ini ada event menarik dan unik. Jelasnya, memperingati Hari Tari Sedunia di Banyumas bakal diramaikan melalui ajang “Banyumas Ngibing 24 Jam Menari” yang menghadirkan ribuan penari dari dalam dan luar negeri. Event ini akan digelar selama 24 jam pada Sabtu–Minggu, 2–3 Mei 2026, mulai pukul 06.00 WIB hingga 06.00 WIB di Pendopo Adipati Mrapat, kawasan Taman Sari, dan Kota Lama Banyumas.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan gebyar kesenian rakyat ebeg di Alun-alun Banyumas pada 3 Mei 2026 pukul 10.00–17.00 WIB.

Penggagas acara, Riyanto, mengatakan, pagelaran ini menjadi ruang untuk menghidupkan kembali tradisi ngibing dalam skala besar. “Peserta yang terlibat adalah sanggar-sanggar di Kabupaten Banyumas,” ujarnya di Banyumas, Selasa (21/04/2026).

Mengusung tema “Beragam Jiwa yang Bebas Menyatu dalam Bumi”, kegiatan ini mencerminkan harmoni kehidupan, di mana perbedaan individu, budaya, dan spiritualitas menyatu dalam satu panggung kebersamaan. Tradisi menari tidak hanya ditampilkan, tetapi juga dimaknai sebagai ekspresi kegembiraan yang terbuka bagi semua kalangan.

Penari Lokal hingga Mancanegara Ambil Bagian
Peserta berasal dari sanggar di Banyumas serta berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Madura. Penari dari Jerman, Jepang, Meksiko, Amerika Serikat, dan Malaysia turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Rangkaian acara dipusatkan di sejumlah titik kawasan Kota Lama Banyumas. Selama 24 jam, penampilan tari berlangsung tanpa henti, dipadukan dengan berbagai pertunjukan seni lainnya.

Angkat Budaya dan Dorong Ekonomi Lokal
Selain pertunjukan tari, kegiatan ini menghadirkan pentas musik tradisi dan modern, pameran UMKM, serta pertunjukan mural art. Kehadiran peserta dan pengunjung diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Banyumas Ngibing juga mengusung visi memperkenalkan kembali tradisi menari kepada generasi muda agar mencintai identitas daerah. Seni tradisional didorong menjadi ruang kreasi yang dinamis sekaligus terintegrasi dengan sektor pariwisata.

Penghargaan dan Ragam Program Menarik
Panitia menyiapkan sejumlah penghargaan, antara lain untuk penari 24 jam, tiga pertunjukan terbaik, komunitas terjauh, penari tertua dan termuda, serta sanggar dengan anggota terbanyak.

Melalui kegiatan ini, Banyumas Ngibing diharapkan mampu memperkuat posisi seni tradisional, khususnya tari Lengger Banyumasan, agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman serta semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional.(Prasetiyo)

 

 

 

BERITA TERKINI

banyumas ngibing
Banyumas Ngibing 24 Jam, Ribuan Penari Dalam dan Luar Negeri Bakal Tampil
maos1
Peringati Hari Kartini, SMPN 1 Maos Gelar Aksi Kreatif
kartini on the kantin2
"Kartini On The Kantin", Murid SDN 1 Ungaran Sajikan Menu Sehat
tkpertiwi1
Meriah, Peringatan Hari Kartini di TK Pertiwi Karangsari
DSC08528
UTBK–SNBT 2026 Dimulai, Unsoed Layani 18.313 Peserta