Hadirkan Dr Nurul Hidayat, Webinar MISI akan Bahas Peran TI Bagi Startup

Bagikan :

*Terbuka Gratis untuk Umum

PURBALINGGA, EDUKATOR— Masyarakat Informatika Sosial Indonesia (MISI) kembali menggelar Webinar MISI #036 dengan tema “Dukungan Teknologi Informasi untuk Pengembangan Perusahaan Rintisan”, pada Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 20.00–22.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui tautan https://s.id/WebinarMISI2
dan terbuka gratis untuk umum.

Webinar menghadirkan Dr  Ir Nurul Hidayat,S.Pt, M.Kom, dosen Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman yang juga dikenal sebagai technopreneur coach dan penggagas Enha Podcast (https://www.youtube.com/@enhapodcast), sebagai narasumber utama.

Acara ini dipandu oleh Agus Fanar Syukri, Peneliti Ahli Utama BRIN, serta dimoderatori oleh Bambang Nurcahyo Prastowo, anggota Laboratorium SKJ Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Mengusung semangat “Man Jadda Wajada” yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil, webinar ini bertujuan memberi inspirasi bagi pelaku usaha rintisan untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam mengembangkan bisnis berbasis inovasi,” ujar Dr Nurul Hidayat yang akrab disapa Doktor Enha kepada EDUKATOR, Kamis (30/10/2025).

Menurut panitia MISI, teknologi informasi menjadi kunci percepatan pertumbuhan startup di era digital. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami strategi penerapan TI, pengelolaan sumber daya digital, serta inovasi model bisnis berbasis teknologi.

Webinar ini juga mendapat dukungan dari komunitas KAMIPAGAMA, sebagai bentuk kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan pelaku industri dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan digital di Indonesia. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

patroli
Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, Banyumas Siap Amankan Arus Mudik dan Balik
lantik ks
Lantik 333 Kepsek, Bupati Banjarnegara Larang Rekrut Honorer
dppp1
Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Tembus Rp 150 Ribu
IMG_1592
Widi Purnama Jabat Kepala SMAN 1 Purbalingga Gantikan Plt. Nur Samsudin 
tmmd1
Berkat TMMD, Sawangan Wetan–Karang Endep Tak Lagi Terisolir