Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Tembus Rp 150 Ribu

Bagikan :

Tim monitoring DPPP Purbalingga pantau kualitas daging sapi di Pasar Bukateja, Selasa (10/3/2026). 

PURBALINGGA, EDUKATOR–Menjelang Idul Fitri, harga daging sapi di Pasar Bukateja, Kabupaten Purbalingga, terpantau naik hingga menembus Rp150.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras berkisar Rp27.500 hingga Rp29.000 per kilogram, telur puyuh mentah Rp40.000 per kilogram, dan telur puyuh matang Rp44.000 per kilogram.

Pedagang juga diingatkan agar tidak mencampurkan daging mentah dengan jeroan maupun olahan daging matang dalam satu lapak penjualan.

DPPP Monitoring Pangan Asal Hewan di Pasar
Kondisi tersebut terungkap saat Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Purbalingga melakukan monitoring pangan asal hewan (PAH) di Pasar Bukateja, Selasa (10/3/2026).

Tim monitoring DPPP Purbalingga pantau kualitas daging sapi di Pasar Bukateja, Selasa (10/3/2026). 

Tim monitoring terdiri dari unsur Bidang Perlindungan Pertanian, Satker Puskeswan Bukateja, fungsional medik dan paramedik veteriner, serta fungsional pengawas mutu hasil pertanian.

Kepala DPPP Purbalingga, Ir Prayitno, M.Si IPU mengatakan, pemantauan dilakukan untuk memastikan kualitas produk hewani yang beredar tetap aman dikonsumsi masyarakat menjelang hari raya.

“Untuk hasil monitoring, pengawasan, dan pemeriksaan Pangan Asal Hewan (PAH) secara umum baik, jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas daging di Pasar Bukateja,” ujarnya.

Pemeriksaan Kualitas Daging dan Telur
Selain memantau harga, tim juga melakukan pemeriksaan organoleptik terhadap produk hewani. Pemeriksaan tersebut meliputi warna, bau, konsistensi, kondisi fisik, hingga kemungkinan adanya cemaran fisik.

Tim juga melakukan pemeriksaan post mortem pada bagian kepala, karkas, dan jeroan. Hasilnya, secara umum kondisi produk hewani yang dijual di pasar dinilai baik.

Selain itu, pengukuran tingkat keasaman (pH) daging juga dilakukan dan menunjukkan hasil yang normal.

“Dari hasil pengukuran pH daging secara umum juga baik. Jadi masyarakat yang ingin membeli daging untuk hidangan hari raya tidak perlu khawatir,” kata Prayitno.

Pedagang Diingatkan Prinsip ASUH
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan penyuluhan kepada pedagang terkait kehalalan produk pangan asal hewan yang dijual.

Pedagang diingatkan agar tidak mencampurkan daging mentah dengan jeroan maupun olahan daging matang dalam satu tempat penjualan untuk menjaga kualitas dan kebersihan produk.

“Produk PAH yang diedarkan ke masyarakat wajib dijamin kehalalannya, serta memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH),” ujar Prayitno.(Prasetiyo)

 

 

 

 

 

BERITA TERKINI

Gemini_Generated_Image_x6c048x6c048x6c0 (1)
Puan Soroti Nasib Guru Honorer yang Minim Kesejahteraan
ijti2
Bawaslu Purbalingga dan IJTI Banyumas Raya Jalin Kerja Sama
dagan6
BNN Purbalingga Latih Agen Pemulihan IBM Desa Dagan
selangor1
Selangor Tertarik Sistem Sampah Banyumas, Siap Kerja Sama
Smiling portrait in winter attire
Selat Hormuz, Blokade, dan Jebakan Non-Blok