
Ketua Jurusan Perikanan FPIK Unsoed, Dr. Taufik Budhi Pramono, S.Pi., M.Si (kanan) bersama tim sedang meneliti Ikan Senggaringan (Mystus spp.).
PURWOKERTO, EDUKATOR–Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Budidaya Air Tawar (PRBAT) menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kerjasama itu berupa riset pengembangan dasar genetik dan adaptasi lingkungan Ikan Senggaringan (Mystus spp.).
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk mendukung program domestikasi serta pengembangan budidaya ikan lokal yang berkelanjutan di Indonesia,” ujar Ketua Jurusan Perikanan FPIK Unsoed, Dr. Taufik Budhi Pramono, S.Pi., M.Si kepada EDUKATOR di kanpus FPIK Unsoed, Kamis (2/7/2026).
Kolaborasi BRIN dan FPIK Unsoed, meneliti Ikan Senggaringan (Mystus spp.)
Kerja sama tersebut dilaksanakan melalui kegiatan penelitian yang berlangsung selama tiga hari, Rabu–Jumat (1–3 Juli 2026), di Sungai Klawing, Purbalingga. Penelitian ini bertujuan menyediakan informasi ilmiah sebagai dasar pengembangan teknologi domestikasi, reproduksi, serta pengelolaan kesehatan ikan dalam sistem budidaya.
Libatkan Tim Peneliti BRIN dan Unsoed
Riset tersebut melibatkan tenaga ahli dari BRIN dan FPIK Unsoed yang bekerja secara kolaboratif.
Tim peneliti BRIN dipimpin Khairul Syahputra, Ph.D., didampingi Huria Marnis, Ph.D., Erma Primanita Hayuningtyas, M.Si., Jadmiko Darmawan, M.Si., Annisa Fitri Larassati, M.Si., serta Dr. Joko Pebrianto Trinugroho.
Sedangkan tim dari FPIK Unsoed dipimpin Dr. Taufik Budhi Pramono, S.Pi., M.Si., bersama Dr. Baruna Kusuma, S.Pi., M.P., dan Lorichika, S.Pi., M.Si., M.Sc.
“Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan data ilmiah yang bermanfaat bagi pengembangan budidaya ikan lokal,” ujar Taufik Budhi Pramono.
Teliti Genetik hingga Adaptasi Lingkungan
Ruang lingkup penelitian mencakup berbagai tahapan ilmiah, mulai dari pengambilan sampel di lapangan, preparasi dan analisis karakter morfologi, identifikasi molekuler menggunakan DNA barcoding, hingga pengujian toleransi ikan terhadap kondisi kadar oksigen terlarut (DO) rendah.
Selain itu, kedua tim juga akan melakukan analisis genomik dan RNA sequencing (RNAseq) yang dipadukan dengan pendekatan bioinformatika. Metode tersebut diharapkan mampu menghasilkan informasi genetik yang lebih komprehensif untuk mendukung proses domestikasi Ikan Senggaringan.
Hasil Ditargetkan Terbit di Jurnal Internasional
Sesuai kesepakatan, hasil penelitian bersama akan disusun dalam bentuk laporan penelitian sekaligus draf publikasi ilmiah internasional.
Melalui kolaborasi ini, BRIN dan FPIK Unsoed berharap sinergi antara lembaga riset nasional dan perguruan tinggi semakin kuat dalam menghasilkan inovasi berbasis sains.
Hasil riset tersebut diharapkan menjadi landasan pengembangan teknologi budidaya Ikan Senggaringan sekaligus memperkuat daya saing sektor perikanan budidaya di Indonesia. (Prasetiyo)