Dua Film Karya Pelajar Pemenang Banjarnegara Movie 2026 Tayang di Bioskop

Bagikan :

BANJARNEGARA, EDUKATOR–Dua film karya pelajar yang menjadi pemenang Banjarnegara Movies 2026 mendapat kesempatan istimewa diputar di layar bioskop. Film Air Mata karya SMK Panca Bhakti Banjarnegara dan Gendis Arum ditayangkan di Surya Yudha Cinema Banjarnegara, Jumat (21/8/2026), sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya mendorong perkembangan perfilman pelajar di daerah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara Tursiman melalui Kabid Ekonomi Kreatif Dyah Ayu Pramono mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Banjarnegara Movies 2026 yang digelar bekerja sama dengan Komite Ekraf Banjarnegara.

Menurutnya, film tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga dapat merekam sejarah, kehidupan sosial, dan budaya masyarakat sekaligus menjadi sarana promosi potensi daerah.

“Jadikan Banjarnegara sebagai rumah yang ramah untuk kreativitas,” harap Dyah.

Film Jadi Media Promosi Potensi Daerah
Dyah berharap subsektor ekonomi kreatif bidang film, animasi, dan video terus meningkatkan kualitas karya serta memperluas kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, perkembangan perfilman daerah dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai potensi Banjarnegara kepada masyarakat luas.

Pemutaran film tersebut dihadiri para pemenang yang sekaligus menerima hadiah uang pembinaan dan sertifikat. Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen pengembangan dunia film sekaligus bentuk penghargaan terhadap kreativitas pelajar.

Tiga Murid Dapat Golden Ticket ke Telkom University Purwokerto
Apresiasi bagi para pemenang tidak berhenti pada pemutaran film. Salah satu mitra kegiatan, Telkom University Purwokerto, memberikan Golden Ticket kepada tiga murid.

Fasilitas tersebut memberikan diskon biaya pendaftaran hingga kesempatan masuk tanpa tes pada program studi Desain Komunikasi Visual (DKV).

Sekretaris Komite Ekraf Banjarnegara Aziz Arifianto juga mengapresiasi karya peserta Banjarnegara Movies 2026. Ia menilai para pelajar mampu mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan masyarakat melalui sudut pandang yang menarik.

“Saya salut dengan keberanian anak-anak membuat kritik sosial lewat film,” kata Aziz.

Menurutnya, film memiliki kekuatan untuk menyampaikan kritik dan saran sekaligus meninggalkan pesan yang berdampak bagi penonton. Kekuatan tersebut tidak hanya diperlukan dalam film dokumenter, tetapi juga film pendek fiksi yang harus didukung dialog efektif dan pesan kuat.

Angkat Isu Hutan dan Pendidikan
Dua film yang diputar mengangkat persoalan sosial dan lingkungan yang berbeda. Air Mata karya SMK Panca Bhakti Banjarnegara menyoroti krisis akibat pembalakan hutan di kawasan Gunung Petarangan, Batur.

Sementara itu, Gendis Arum mengangkat kehidupan sosial dan budaya masyarakat Pandanarum, terutama persoalan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan.

Karya-karya tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai tontonan dalam ajang perfilman pelajar. Ke depan, film pemenang Banjarnegara Movies 2026 diharapkan dapat diputar dan didiskusikan di sekolah-sekolah sebagai bahan pembelajaran. Hal ini sekaligus referensi bagi pelajar untuk menghasilkan karya kreatif yang lebih berkualitas. (Heni Purwano/Prs)

 

 

 

BERITA TERKINI

FULAD6
Ketika Negara Membutuhkan Keberanian: Menata Ulang Indonesia dari Akar Persoalan
WhatsApp Image 2026-08-21 at 18.50
Kelurahan Semarang & Argasoka Fasilitasi Halal dan NIB UMKM
WhatsApp Image 2026-08-21 at 11.45
Dua Film Karya Pelajar Pemenang Banjarnegara Movie 2026 Tayang di Bioskop
20260820_150123
Doktor Enha: Dosen Dituntut Rancang Pembelajaran Digital Bermakna
WhatsApp Image 2026-08-20 at 14.57
16 Atlet Disabilitas Banyumas Siap Berlaga di Peparpeda Jateng