Enam Dosen Unsoed Inisiasi Pojok Sastra Lisan di Posyandu Cempaka

Bagikan :

*Pengabdian Masyarakt di Desa Surusunda,  Karangpucung, Cilacap

Foto bersama lima dosen FIB dan FISIP Unsoed di sela-sela kegiatan pengabdian  masyarakat di Posyandu Cepaka Desa Surusunda, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap . (Foto: Istimewa/EDUKATROR).

CILACAP, EDUKATOR – Enam dosen Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto terdiri lima orang dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dan seorang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) mengakhiri rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat selama dua bulan dengan menginisiasi Pojok Sastra Lisan di Posyandu Cempaka, Desa Surusunda, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jumat (10/7/2026).

Program yang diikuti 36 peserta itu bertujuan meningkatkan literasi bercerita ibu kepada anak sebagai upaya mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Suasana kegiatan pelatihan bercerita interaktif, guna mendukung tumbuh kembang anak sejak dini. (Foto: Istimewa/ EDUKATOR).

Kegiatan pengabdian masyarakat itu melibatkan dosen yang kompeten di bidang bahasa, seni, sastra dan komunikasi,  dipimpin Safrina Arifiani Felayati dari Program Studi Sastra Jepang, FIB sebagai ketua tim. Ia didampingi lima dosen lintas disiplin, yakni Riefki Fajar Ganda Wiguna (Bahasa Inggris, FIB), Agung Benta Febria Nuryanto (Sastra Inggris, FIB), Nadia Wirda Ummah (Sastra Jepang, FIB), Chendy Arieshanty Paramytha Sulistyo (Bahasa Mandarin, FIB), serta Kilau Riksaning Ayu (Ilmu Komunikasi, FISIP).

Program tersebut merupakan pengabdian kepada masyarakat yang memperoleh pendanaan melalui Program BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) Tahun 2026. Skema ini mendukung dosen dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk memberikan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.

Bekali Para Ibu Bercerita Secara Interaktif
Pelatihan berlangsung selama dua bulan dalam empat kali pertemuan, yakni pada 23 Mei, 13 Juni, 27 Juni, dan ditutup pada 10 Juli 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membekali para ibu dengan keterampilan memilih, menyusun, dan menyampaikan cerita secara interaktif kepada anak.

Ketua Tim pengabdian masyarakat Safrina Arifiani Felayati menjelaskan, Pojok Sastra Lisan merupakan inovasi yang baru pertama kali dihadirkan di Posyandu Cempaka melalui program pengabdian tersebut.

“Sebelumnya memang belum ada. Pojok Sastra Lisan ini diinisiasi oleh kami dari tim pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan ibu dalam bercerita kepada anak melalui metode yang menarik dan komunikatif. Kehadiran Pojok Sastra Lisan di Posyandu Cempaka diharapkan menjadi ruang edukatif yang dapat dimanfaatkan ibu dan anak untuk membaca, mendengarkan, serta berlatih bercerita bersama saat menunggu pelayanan posyandu.

Disambut Baik Anggota Posyandu
Salah satu anggota tim, Riefki Fajar Ganda Wiguna menambahkan, dalam pelaksanaannya, tim pengabdian memberikan pelatihan teknik olah vokal, ekspresi wajah, penggunaan alat peraga sederhana, hingga membangun komunikasi dua arah yang efektif saat ibu mendongeng kepada anak.

Seorang ibu anggota Posyandu Cempaka sedang memberikan cerita kepada anaknya. (Foto: Istimewa/EDUKATOR).

Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca, kemampuan berbahasa, sekaligus mempererat kedekatan emosional antara ibu dan anak.

Ketua Posyandu Cempaka, Suharti, menyambut baik program tersebut dan mengapresiasi kehadiran tim pengabdian dari Unsoed.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim dosen yang telah memberikan ilmu baru. Pojok Sastra Lisan ini akan menjadi fasilitas yang sangat bermanfaat bagi ibu dan anak saat mengantre atau berkegiatan di posyandu,” katanya.

Melalui program Pemberdayaan Masyarakat Pemula Tahun 2026, tim pengabdian berharap budaya literasi lisan dapat tumbuh kuat di lingkungan keluarga.

Dengan demikian, anak-anak memiliki kemampuan berbahasa yang lebih baik, minat baca meningkat, serta terbangun hubungan psikologis yang semakin erat antara orang tua dan anak. (Prasetiyo)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-07-11 at 10.49
17 Murid SMAN 1 Purwokerto Lolos OSN-K 2026
WhatsApp Image 2026-07-11 at 11.41
Enam Dosen Unsoed Inisiasi Pojok Sastra Lisan di Posyandu Cempaka
FAUZI PAKAIAN JAWA
Mengapa Panahan Layak Menjadi Ekstrakurikuler Unggulan di Sekolah?
WhatsApp Image 2026-07-10 at 20.23
Kompetisi Fotografi SPC 2026 SMAN 1 Purwokerto Diperpanjang hingga 20 Juli 2026
IMG_6909
PPK Ormawa Farmasi UMP Gelar Deteksi Dini Anemia di Desa Kalisalak