FT Unsoed Jalin Kerja Sama Magang Industri dengan Perusahaan Jepang

Bagikan :

Foto bersama pihak Jepang dengan Wakil Rektor Unsoed, Dekan FT Unsoed, dan civitas academica. 

PURBALINGGA, EDUKATOR –Fakultas Teknik  Universitas Jenderal Soedirman (FT Unsoed) mewujudkan kerja sama internasional dengan perusahaan teknik industri asal Jepang, Tokiwa Dengyo Co., Ltd., guna mempersiapkan mahasiswa mengikuti program magang industri di Jepang. Program ini disambut antusias mahasiswa, karena membuka peluang pengalaman kerja global, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di pasar internasional.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis Unsoed dalam memperluas jejaring global pendidikan tinggi, serta menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di dunia industri internasional.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FT Unsoed Dr Nurul Hidayat, S.Pt M.Kom menerima delegasi Tokiwa Dengyo Co., Ltd.

Peluang Magang dan Karier Global Terbuka
Penjajakan kerja sama berlangsung pada 18–19 Februari 2026 melalui kunjungan delegasi Tokiwa Dengyo Co., Ltd. ke kampus FT Unsoed, di Blater, Kalimanah, Purbalingga. Perusahaan Jepang ini bergerak di bidang teknik industri dan layanan rekayasa, meliputi instalasi serta pemeliharaan sistem kelistrikan industri, otomasi pabrik, hingga dukungan teknis fasilitas manufaktur di Jepang.

Diskusi program magang antara pihak Jepang dengan civitas akademica FT Unsoed.

Pada hari pertama, agenda difokuskan pada diskusi program magang antara pihak perusahaan Jepang dengan Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Dekan FT Unsoed, pimpinan fakultas, serta mahasiswa teknik.

Pertemuan tersebut menegaskan kesiapan kedua belah pihak dalam merealisasikan program magang internasional sekaligus peluang penempatan kerja bagi mahasiswa FT Unsoed di perusahaan Jepang.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., menjelaskan bahwa program magang telah diintegrasikan dengan sistem akademik kampus.

“Program magang di Tokiwa Dengyo ini dapat dikonversi hingga 12 SKS, dengan koordinasi lebih awal bersama LPPM,” ujarnya.

Dekan FT Unsoed, Prof. Dr. Eng. Ir. Agus Maryoto, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menambahkan bahwa mahasiswa tetap perlu melakukan konsultasi akademik sebelum mengikuti program tersebut.

“Seluruh proses harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan ketua jurusan masing-masing,” katanya.

Mahasiswa Antusias Siapkan Kompetensi Bahasa
Kesempatan magang internasional ini mendapat sambutan positif dari mahasiswa. Perwakilan mahasiswa, Naufal Wafi, menyatakan kesiapan peserta dalam mempersiapkan diri, terutama penguasaan bahasa Jepang.

“Kami berkomitmen untuk bersungguh-sungguh belajar bahasa Jepang sebagai bekal keberangkatan internship pada bulan September mendatang,” ungkapnya.

Dalam sesi diskusi, pihak perusahaan juga memaparkan etos kerja industri di Jepang, termasuk disiplin tinggi selama jam kerja, larangan penggunaan telepon genggam untuk menjaga fokus, serta standar kerja 40 jam per minggu dengan kemungkinan lembur sesuai kebutuhan perusahaan.

Bagi mahasiswa Teknik Elektro, sertifikasi keselamatan kerja menjadi perhatian penting mengingat risiko teknis di lapangan. Penguasaan bahasa Jepang pun ditegaskan sebagai fondasi utama keberhasilan program magang.

Pertukaran Budaya Perkuat Kesiapan Global
Momentum kebersamaan semakin terasa melalui kegiatan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan upacara minum teh Jepang (Shadō). Tradisi ini memperkenalkan nilai budaya Jepang seperti disiplin, ketelitian, serta penghormatan dalam lingkungan kerja.

Dekan FT Unsoed dan para mahasiswa mencoba meramu minuman teh matcha Jepang.

Mahasiswa juga mengikuti sesi berbagi perkembangan pembelajaran bahasa Jepang serta diskusi kesiapan kompetensi sebagai prasyarat magang dan kerja di Jepang.

Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada penguatan kemampuan bahasa melalui kelas tatap muka Bahasa Jepang dan praktik kaligrafi huruf Kanji (Shodō), sebelum delegasi Jepang kembali ke negaranya.

Kelas kaligrafi huruf Kanji yang diikuti oleh para calon peserta magang terpilih

Wujud Internasionalisasi Pendidikan Tinggi
Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi mahasiswa FT Unsoed untuk memperoleh pengalaman industri internasional, meningkatkan kompetensi teknis dan bahasa, serta memperluas peluang karier global.

Melalui kolaborasi strategis ini, Unsoed menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, progresif, dan berorientasi global dalam menyiapkan lulusan unggul berdaya saing internasional.

Program implementasi kerja sama ini juga selaras dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Pendidikan Berkualitas, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Kemitraan Global.(Humas FT Unsoed/Prs)

 

BERITA TERKINI

IMG_20260301_194711_718
Santri MIM Kedungjati Menang Lomba Menulis Surat untuk Bupati
gerhana bulan 4
Masyarakat Jangan Khawatir, Gerhana Bulan Total Aman Disaksikan Langsung
malasyia
Dua Mahasiswa Informatika UMP Magang Internasional di Malaysia
fulad2
GMO, Impor, dan Kedaulatan Pangan Kita
kompetisi2
Yuk...Ikuti Gelar Kompetisi “Rukun Sama Teman”, Berhadiah Total Rp 112,5 juta