
Suasana daftar ulang murid baru di SMAN 1 Sigaluh, Banjarnegara.
BANJARNEGARA, EDUKATOR – Seluruh calon murid baru yang diterima di SMAN 1 Sigaluh, Banjarnegara, tidak dipungut biaya sepeser pun saat melakukan daftar ulang. Kesempatan daftar ulang SPMB SMA-SMK Negeri di Jawa Tengah yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 Juni 2026, menjadi penentu status kelulusan peserta. Calon murid yang tidak melakukan daftar ulang hingga batas waktu yang ditetapkan akan dianggap mengundurkan diri dan posisinya akan diisi oleh peserta cadangan sesuai sistem yang berlaku.
Pantauan di SMAN 1 Sigaluh, Selasa (23/6/2026), puluhan calon murid tampak hadir bersama orang tua mereka untuk menyelesaikan proses administrasi daftar ulang. Kegiatan berlangsung tertib dengan pengaturan jadwal kedatangan berdasarkan jalur penerimaan. Sebanyak 288 murid baru diterima di Kelas X SMAN 1 Sigaluh tahun ini.
Daftar Ulang Wajib Dilaksanakan
Kepala SMAN 1 Sigaluh, Linovia Karmelita, S.Sos, M.Pd mengingatkan agar seluruh calon murid yang telah dinyatakan diterima segera memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Kalau tidak melaksanakan daftar ulang, berarti dianggap mengundurkan diri. Kami berharap semua calon murid bisa daftar ulang, karena semuanya gratis, tidak membayar sepeser pun,” tegas Linovia.
Menurutnya, daftar ulang merupakan tahapan akhir yang sangat penting dalam proses penerimaan murid baru. Karena itu, sekolah terus memberikan informasi dan pendampingan kepada calon murid maupun orang tua agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan.
Sistem Transparan Tanpa Titipan
Linovia menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB tetap mengedepankan prinsip transparansi. Tidak ada praktik titipan ataupun campur tangan pihak tertentu karena seluruh proses dilakukan melalui sistem yang dapat dipantau publik.
“Kalau ada yang tidak daftar ulang, maka pendaftar berstatus cadangan yang akan mengisi kursi tersebut. Tidak bisa main mata atau main apa pun karena sistem yang bekerja dan semua orang bisa memantau melalui website,” ujarnya.
Ia menambahkan, mekanisme tersebut menjamin seluruh peserta memperoleh kesempatan yang adil sesuai hasil seleksi yang telah ditetapkan.
Pendaftaran Tertib dan Mudah
Untuk menghindari antrean panjang, sejumlah sekolah, termasuk SMAN 1 Sigaluh, mengatur jadwal daftar ulang berdasarkan jalur penerimaan, seperti domisili, prestasi, afirmasi, dan jalur lainnya. Langkah ini dilakukan mengingat banyaknya dokumen yang harus diverifikasi.
Salah seorang calon murid asal SMP Negeri 1 Madukara, Arzeta Dwi, mengaku proses daftar ulang berjalan lancar dan mudah berkat bantuan panitia sekolah.
“Saya masuk lewat jalur afirmasi. Alhamdulillah diterima. Dari awal sampai akhir panitia sangat membantu. Semuanya juga terbuka dan bisa dipantau melalui website,” kata Arzeta.
Pelaksanaan daftar ulang yang gratis, transparan, dan berbasis sistem tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan murid baru di SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah. (Heni Purwono/Prs)