Guru MIN 3 Purbalingga Raih Gelar Doktor di UIN Saizu Purwokerto

Bagikan :

*Dr. Unik Fepriyanti, S.Pd.I., M.Pd.

Dr. Unik Fepriyanti, S.Pd.I., M.Pd

PURWOKERTO, EDUKATOR–Dr. Unik Fepriyanti, S.Pd.I., M.Pd. (45), guru di MI Negeri 3 Purbalingga, sukses menyelesaikan studi doktoralnya dengan hasil sangat memuaskan. Ia menuntaskan capaian tersebut melalui Ujian Terbuka Promosi Doktor ke-86 – Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto pada Rabu  (29/4/2026).

Dalam proses pendidikan S3/Program Studi Doktor Studi Islam itu  yang ditempuh selama 2 tahun 8 bulan di tengah kesibukannya mengajar, ia berhasil meraih nilai 91,5 dengan predikat A.

Dr. Unik Fepriyanti, S.Pd.I., M.Pd bersama promotor, co promotor dan tim penguji

Unik menempuh pendidikan doktoralnya dengan manajemen waktu yang ketat antara tugas kedinasan dan studi.

Ia mengungkapkan, pagi hingga sore digunakan untuk bekerja, sementara malam hingga dini hari dimanfaatkan untuk menyelesaikan tugas kuliah.

“Saya fokus tugas kedinasan di siang hari, malam sampai dini hari untuk kuliah. Hari libur dipakai bimbingan dengan promotor dan co-promotor,” ujarnya kepada EDUKATOR di MIN 3 Purbalingga, Senin (3/5/2026).

Unik Fepriyanti yang kesehariannya sebaga guru kelas IV C di MIN 3 Purbalingga di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja ini menegaskan, tidak ada waktu yang terbuang selama proses tersebut karena seluruh waktu dimanfaatkan secara optimal hingga akhirnya berhasil menyelesaikan studi dan lulus dalam sidang terbuka.

Ujian Terbuka dan Tim Penguji
Ujian terbuka berlangsung di Gedung Pascasarjana UIN Saizu mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB. Dalam sidang tersebut, Unik mempresentasikan disertasinya berjudul “Pendidikan Afektif dalam Membentuk Karakter Siswa Madrasah Ibtidaiyah di Purbalingga.”

Sidang dihadiri tim penguji yang terdiri dari Prof. Ridwan, Dr. Novan Ardi Wiyani, Prof. Tutuk Ningsih, Prof. Rohmat, Prof. Kholid Mawardi, Dr. Abu Dharin, Prof. Sunhaji, dan Prof. Idi Warsah.

Fokus Penelitian pada Pendidikan Karakter
Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan fenomenologi dengan subjek kepala madrasah, guru, dan siswa di MI Negeri 1 Purbalingga serta MI Istiqomah Sambas Purbalingga.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan afektif diterapkan melalui pembelajaran, pembiasaan, dan kegiatan ekstrakurikuler. Nilai-nilai karakter seperti jujur, amanah, komunikatif, dan cerdas terbentuk melalui proses tersebut.

Pesan Inspiratif untuk Guru
Unik juga menyampaikan pesan kepada rekan sejawat dan para guru madrasah agar terus meningkatkan kompetensi diri.

“Teruslah meningkatkan kompetensi diri, belajarlah sepanjang hayat. Gantungkan cita-cita setinggi bintang di angkasa, dan rendahkan hati serendah mutiara di dasar laut,” pesan wanita kelahiran Purbalinga, 16 Desember 1980 ini.

Atas capaian gelar akademik hingga S3 ini, Unik Fepriyanti mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak.

Diantaranya Kementerian Agama RI, yang telah memberikan izin belajar/ Surat Tugas Belajar Mandiri, UIN SAIZU Purwokerto, tempat menempuh pendidikan sejak S1, S2 dan S3, Kepala kantor kementerian Agama Purbalingga H. Zahid Khasani, dan seluruh jajarannya termasuk Kasubag, dan para Kasi yang telah hadir berkenan memberikan doa dan dukungan secara langsung pada acara Sidang Terbuka Promosi Doktor di UIN Saizu Purwokerto

Unik juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua, keluarga, dan seluruh pihak, termasuk Tabloid Pendidikn EDUKATOR yang telah berkontribusi hingga studi doktoral bisa terselesaikan dengan baik dan cepat waktu.

“Berkat mereka, kami bisa menyelesaikan studi hingga S3. Terima kaish untuk semuanya,” ujar Unik Fepriyanti, istri dari Sumedi Akhir Pamuji dan ibu dari anak semata wayang bernama Gesang Mulya Uga Wicaksana.

Apresiasi dan Kebanggaan MIN 3 Purbalingga
Kepala MI Negeri 3 Purbalingga, H. Achmadi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi guru lainnya.

“Ini bukti bahwa guru madrasah mampu berprestasi di tingkat akademik tinggi,” katanya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa dedikasi, disiplin waktu, dan semangat belajar mampu mengantarkan seorang guru mencapai puncak akademik, sekaligus berkontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

FULAD6
Perang AS-Iran, Jangan Seret Indonesia Ke Bara Api
ChatGPT Image May 4, 2026, 05_43_07 PM
Implementasi Pengelolaan Perpustakaan JITU di Aksara Loka
slamet
Permudah Layanan Kepegawaian ASN, Banyumas Luncurkan Aplikasi SLAMET
jw3
Jurusan Bahasa Jawa Unnes Gelar Workshop Pengembangan Bahan Ajar
lantik1
Bupati Banyumas Lantik 77 Pejabat Baru