Kelurahan Semarang & Argasoka Fasilitasi Halal dan NIB UMKM

Bagikan :

BANJARNEGARA, EDUKATOR–Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Semarang dan Kelurahan Argasoka, Kecamatan Banjarnegara, mendapat fasilitasi pengurusan sertifikasi halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Program hasil kerja sama Kelurahan Semarang dengan Halal Center Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto itu diharapkan menjadi pintu bagi UMKM untuk naik kelas, memperluas pasar, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Semarang, Jumat (21/8/2026), diikuti ratusan pelaku UMKM. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Banjarnegara Syahbudin Usmoyo, S.H., tim Halal Center Unsoed, serta Pengawas Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Jawa Tengah.

Plt. Lurah Semarang Fajar Maskuri mengatakan, fasilitasi tersebut merupakan tindak lanjut sekaligus pengembangan program serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kelurahan Argasoka.

Menurutnya, kepemilikan sertifikat halal dan NIB penting untuk memperkuat posisi pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.

“Dengan sertifikasi halal, kami berharap pelaku UMKM semakin percaya diri, usahanya maju, produknya laris, dan berkah,” ujarnya.

Fajar juga menyampaikan apresiasi kepada Halal Center Unsoed, khususnya Prof. Poppy Arsil, S.TP., M.T., Ph.D., yang telah memfasilitasi proses pendaftaran sertifikasi halal bagi para pelaku usaha di wilayah tersebut.

Dokumen Usaha Harus Disimpan dengan Baik
Sementara itu, Halal Center Unsoed mengingatkan para pelaku UMKM yang telah memperoleh sertifikat halal dan NIB agar menyimpan seluruh dokumen serta data akun dengan baik. Kelengkapan administrasi itu dinilai penting, terutama apabila pelaku usaha ingin mengembangkan bisnis atau menambah jenis produk di kemudian hari.

Prof. Poppy Arsil, Guru Besar Ilmu Manajemen Pangan Fakultas Pertanian Unsoed, juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan logo halal sebagai bagian dari strategi promosi.

“Logo halal bisa ditampilkan pada kemasan, tempat usaha, gerobak, maupun lapak,” katanya.

Menurutnya, Halal Center Unsoed siap melanjutkan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem halal di masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap visi Banjarnegara Maju dan Sejahtera.

Kehalalan Produk Harus Dijaga
Staf Pengawas Halal BPJPH Provinsi Jawa Tengah, Zenita, menekankan bahwa sertifikat halal harus diikuti dengan komitmen menjaga kehalalan produk secara berkelanjutan. Pengawasan perlu dimulai dari pemilihan bahan baku hingga seluruh proses produksi, terutama bagi pelaku usaha makanan dan minuman.

Ia berharap pelaku UMKM di Kelurahan Semarang dan Argasoka semakin memahami pentingnya sertifikasi halal dan legalitas usaha. Dengan demikian, produk yang dihasilkan memiliki daya saing lebih baik serta dapat mendukung penguatan ekosistem halal di daerah.

“Program ini diharapkan meningkatkan nilai tambah produk UMKM dan mendorong pertumbuhan pendapatan masyarakat,” pungkasnya. (Muji Prasetyo/Prs)

 

BERITA TERKINI

FULAD6
Ketika Negara Membutuhkan Keberanian: Menata Ulang Indonesia dari Akar Persoalan
WhatsApp Image 2026-08-21 at 18.50
Kelurahan Semarang & Argasoka Fasilitasi Halal dan NIB UMKM
WhatsApp Image 2026-08-21 at 11.45
Dua Film Karya Pelajar Pemenang Banjarnegara Movie 2026 Tayang di Bioskop
20260820_150123
Doktor Enha: Dosen Dituntut Rancang Pembelajaran Digital Bermakna
WhatsApp Image 2026-08-20 at 14.57
16 Atlet Disabilitas Banyumas Siap Berlaga di Peparpeda Jateng