
Para mahasiswa KKN Unsoed (berjaket almamater warna kuning) siap diterjunkan ke desa-desa di Belitung Timur. (Foto:Istimewa/EDUKATOR).
BELITUNG TIMUR, EDUKATOR–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto didorong mengembangkan Agrowisata Laskar Pelangi di Kabupaten Belitung Timur. Agrowisata tersebut ditopang sektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perikanan budidaya, dan industri kreatif.
Program kerja mahasiswa juga diharapkan mendukung terwujudnya visi Belitung Timur “Nyaman, Maju, dan Berdaya Saing” yang diselaraskan dengan program pembangunan daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030.
Harapan tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Kabupaten Belitung Timur, Bayu Priyambodo, SE MT saat menerima mahasiswa KKN dari tiga perguruan tinggi di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Belitung Timur, Senin (13/7/2026).

Bayu Priyambodo, SE. MT, staf ahli Bupati Belitung Timur (nomer tiga dari kiri) . (Foto: Istimewa/EDUKATOR).
Pada periode KKN Juli-Agustus ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur menerima 229 mahasiswa KKN dari tiga perguruan tinggi. Yakni 45 dari Unsoed, ditempatkan di tiga desa di Kecamatan Gantung, terdiri Desa Lenggang, Desa Gantung, dan Desa Selingsing. Ikut mendampingi mahasiswa KKN Unsoed, Dr. Panuwun J. Nurcahyo, S.Pd. M.Pd dari LPPM Unsoed.
.
Kemudan 16 mahasiswa dari IPB University, yang ditempatkan di dua desa di Kecamatan Kelapa Kampit.
Berikutnya 168 mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, yang ditempatkan di tujuh desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Manggar, Damar, dan Simpang Renggiang.
Para mahasiswa itu akan mengabdi di desa-desa selama 35 hari ke depan.
Sebelum diterjunkan ke lokasi KKN, para mahasiswa mendapat pembekalan materi tentang Demografi, Potensi Ekonomi Sosial Budaya, dan Rencana Pembangunan Belitung Timur.
Selanjutnya Bayu Priyambodo mengemukakan, sektor unggulan utama warga Belitung Timur yakni pertambangan Timah, perkebunan Lada, dan perikanan.
“Khusus di lokasi KKN Unsoed, yakni Desa Gantung dan Desa Selingsing ada lahan sawah yang merupakan Lokasi Transmigrasi dengan varietas padi jenis Inpari yang dikembangkan Unsoed,” ujar Bayu Priambodo yang juga alumni Program Studi Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsoed.
Bayu Priambodo berharap, potensi sumber daya alam, budaya, dan pariwisata yang dimiliki Belitung Timur menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghadirkan program pengabdian yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Untuk diketahui, selain berbagai potensi itu, Belitung Timur yang juga dijuluki Negeri Laskar Pelangi, dikenal sebagai daerah kelahiran sejumlah tokoh nasional, seperti Prof. Yusril Ihza Mahendra, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan penulis novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata. (Alief Einstein/Prs)