Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, Banyumas Siap Amankan Arus Mudik dan Balik

Bagikan :

*822 Personil Diterjunkan

BANYUMAS, EDUKATOR – Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama jajaran TNI dan Polri menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Polresta Banyumas, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut menandai kesiapan aparat dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, mengingat Banyumas diprediksi menjadi salah satu tujuan favorit pemudik di Jawa Tengah.

Apel dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus Silalahi, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, serta perwakilan berbagai organisasi dan instansi terkait.

Banyumas Diprediksi Jadi Tujuan Favorit Mudik
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan berbagai pemangku kepentingan mulai mematangkan persiapan menghadapi lonjakan pemudik.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan serta kenyamanan para pemudik, mengingat Banyumas diprediksi menjadi salah satu destinasi utama di Jawa Tengah,” tegasnya.

Menurutnya, pengamanan arus mudik membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Selain melibatkan TNI-Polri, pengamanan juga didukung organisasi masyarakat seperti Palang Merah Indonesia dan Gerakan Pramuka Indonesia.

“Kami berharap seluruh elemen dapat bekerja sama menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik, baik selama perjalanan maupun saat berada di wilayah Banyumas dan Purwokerto,” ujarnya.

Sadewo menambahkan, meskipun prediksi awal dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menunjukkan potensi penurunan jumlah pemudik, data dari PT Kereta Api Indonesia justru menunjukkan Banyumas masuk lima besar tujuan favorit mudik tahun ini.

Lonjakan pemudik tersebut diyakini akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, khususnya di wilayah Purwokerto.

Perbaikan Jalan Jalur Mudik
Terkait kesiapan infrastruktur, Sadewo mengungkapkan pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan perbaikan di sejumlah jalur utama mudik.

“Mengingat keterbatasan anggaran, perbaikan dilakukan dengan metode tambal sulam untuk menutup lubang-lubang jalan agar tetap layak dilalui,” jelasnya.

Ia juga meminta masyarakat memahami keterbatasan anggaran daerah dalam proses perbaikan tersebut.

“Saya tetap berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan jalan secara bertahap,” katanya.

Ratusan Personel Disiagakan
Sementara itu, Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus Silalahi menegaskan pihaknya siap mengamankan mobilitas masyarakat selama momentum mudik Lebaran melalui Operasi Ketupat dengan tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia.”

“Komitmen ini diwujudkan melalui pengerahan kekuatan penuh serta penyediaan fasilitas pelayanan di titik-titik strategis wilayah Kabupaten Banyumas,” jelasnya.

Sebanyak 822 personel, atau sekitar dua pertiga kekuatan Polresta Banyumas, diterjunkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mengamankan berbagai pusat keramaian.

Pos Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Untuk mendukung pengamanan, Polresta Banyumas menyiapkan sejumlah pos pelayanan dan pengamanan, di antaranya :
1.Pos Pengamanan Terpadu di Alun-Alun Banyumas
2.Pos pelayanan di Terminal Bulupitu
3.Pos Pengamanan di stasiun kereta api Purwokerto.

Selain itu, pos jalur arus balik juga disiagakan di tiga titik strategis, yakni Ajibarang, Kemranjen, dan Wangon.

Petrus menjelaskan, perhatian khusus diberikan pada arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya pada H+3 hingga H+5 Lebaran. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kepolisian telah berkoordinasi dengan wilayah sekitar seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Purbalingga, hingga Cilacap.

“Ketika volume kendaraan meningkat, kami akan menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk sistem buka-tutup di titik padat seperti Wangon serta jalur Ajibarang menuju Pejagan, Brebes,” ungkapnya.

Layanan Khusus Bagi Pemudik
Pada Operasi Ketupat tahun ini, Polresta Banyumas juga menghadirkan layanan Travel Assistant Corridor, yakni layanan petugas gabungan yang ditempatkan di sepanjang jalur mudik untuk membantu para pemudik.

Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung turut disiapkan, seperti bengkel mobile untuk kendaraan yang mengalami kerusakan, medis mobile bagi pengemudi yang mengalami gangguan kesehatan, serta layanan derek yang disiagakan terutama di kawasan Ajibarang yang memiliki volume kendaraan tinggi.

Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan seluruh pemudik yang melintasi wilayah Banyumas dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat hingga tiba di tujuan.(Prasetiyo)

 

 

BERITA TERKINI

patroli
Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, Banyumas Siap Amankan Arus Mudik dan Balik
lantik ks
Lantik 333 Kepsek, Bupati Banjarnegara Larang Rekrut Honorer
dppp1
Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Tembus Rp 150 Ribu
IMG_1592
Widi Purnama Jabat Kepala SMAN 1 Purbalingga Gantikan Plt. Nur Samsudin 
tmmd1
Berkat TMMD, Sawangan Wetan–Karang Endep Tak Lagi Terisolir