
PURBALINGGA, EDUKATOR–MTs ‘Ushriyyah Purbalingga menggelar kegiatan pembiasaan pagi sebagai upaya membentuk karakter religius dan disiplin para murid. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari sekolah mulai pukul 06.30 hingga 07.40 WIB di lingkungan madrasah.
Program ini melibatkan seluruh murid kelas 7, 8, dan 9 serta didampingi oleh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan diawali dengan sholat dhuha berjamaah di Masjid Agung Darussalam, kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an untuk murid kelas 8 dan 9, serta pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTAQ) bagi murid kelas 7.
Kepala MTs ‘Ushriyahh Slamet Subejo, S.Pd.I, M.Pd mengemukakan, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini, meningkatkan kedisiplinan, serta membiasakan siswa memulai hari dengan aktivitas positif. “Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan akhlak,” ujarnya di MTs ‘Ushriyyah, Jumat (17/4/2026).
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara terstruktur dan terpantau. Guru piket dan wali kelas berperan aktif dalam memastikan kehadiran serta keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung. Evaluasi rutin juga dilakukan untuk menjaga kualitas program.
Menanamkan Nilai Religius Sejak Pagi
Kegiatan sholat dhuha berjamaah menjadi fondasi utama dalam membangun kebiasaan ibadah siswa. Dengan rutinitas ini, siswa diharapkan memiliki kedekatan spiritual yang lebih kuat.
Tadarus dan BTAQ Tingkatkan Literasi Al-Qur’an
Program tadarus untuk kelas 8 dan 9 serta BTAQ untuk kelas 7 dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an sesuai kaidah yang benar.
Melalui pembiasaan pagi yang konsisten, madrasah menargetkan terbentuknya karakter murid yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.
Dengan adanya kegiatan ini, MTs ‘Ushriyyah Purbalingga berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan.(Musholina/Prs)