Peringati “World Cleanup Day”, SMPN 3 Satap Rembang Gelar Aksi Bersih Sampah

Bagikan :

Murid-,murid SMPN 3 Satap Rembang sedang memilah-milah sampah.(Foto: Humas SMPN 3 Satap Rembang/EDUKATOR).

PURBALINGGA, EDUKATOR — Memungut dan memilah sampah menjadi aksi nyata warga SMP Negeri 3 Satu Atap Rembang, Kabupaten Purbalingga dalam memperingati World Cleanup Day (WCD) 2026, Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan tersebut dilakukan dengan membersihkan lingkungan sekolah sekaligus memilah sampah organik dan anorganik.

Kepala SMP Negeri 3 Satu Atap Rembang, Jais Mudin, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada momentum World Cleanup Day  (WCD). Kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan perlu terus ditanamkan hingga menjadi budaya sekolah.

“Kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi budaya sekolah,” ujarnya.

Foto bersama usai melaksanakan gerakan aksi bersih sampah.(Foto: Humas SMPN 3 Satap Rembang/EDUKATOR).

Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan
Aksi bersih dan pilah sampah melibatkan warga sekolah secara langsung. Mereka membersihkan lingkungan, mengumpulkan sampah, kemudian memilahnya berdasarkan jenis. Sampah organik dan anorganik dipisahkan agar dapat dikelola secara lebih tepat.

Kegiatan tersebut tidak sekadar bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, indah, dan nyaman. Lebih dari itu, murid mendapatkan pengalaman langsung tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana yang dapat dilakukan setiap hari.

Aksi tersebut juga menjadi momentum untuk menanamkan karakter peduli lingkungan. Murid diajak memahami bahwa menjaga kebersihan bukan hanya dilakukan saat ada kegiatan tertentu, tetapi perlu menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Bersama
Semangat gotong royong terlihat dalam keterlibatan berbagai pihak di lingkungan sekolah. Kebersamaan tersebut diharapkan mampu memperkuat kesadaran bahwa kebersihan dan kesehatan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah.

Jais Mudin menegaskan, kebersihan tidak hanya berkaitan dengan kondisi lingkungan yang tampak rapi dan bersih. Kebersihan juga menjadi bagian dari pembentukan karakter agar warga sekolah memiliki kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya
Melalui peringatan WCD 2026, SMP Negeri 3 Satu Atap Rembang menegaskan komitmennya menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya sekolah.

Semangat tersebut dirangkum dalam pesan, “Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Lestari Bumiku.”

World Cleanup Day menjadi pengingat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari tindakan sederhana. Memungut, memilah, dan mengelola sampah dengan kesadaran merupakan langkah kecil yang dapat memberikan dampak bagi kebersihan lingkungan dan kelestarian bumi. (Prasetiyo)

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-19 at 11.00
Universitas AMIKOM Latih Guru SDN 4 Wangon Belajar Coding
WhatsApp Image 2026-09-19 at 10.16
Peringati "World Cleanup Day", SMPN 3 Satap Rembang Gelar Aksi Bersih Sampah
priyanto10
Sekolah Saja Tidak Cukup
FULAD6
Konvergensi Di Era Multipolar: Dari Joint Operation Menuju Multi-Domain Operation
Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Ingin Pengangkatan Guru Kembali ke Pusat