PGRI Jateng Salurkan 15 Tangki Air Bersih di Sukoharjo

Bagikan :

SUKOHARJO, EDUKATOR–Sebanyak 1.193 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Sukoharjo terdampak krisis air bersih akibat kemarau panjang. Kondisi tersebut terjadi antara lain di Kecamatan Weru, Tawangsari, dan Bulu. Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, PGRI Jawa Tengah menyalurkan 15 tangki air bersih ke wilayah terdampak.

Bantuan air bersih tersebut secara simbolis diserahkan kepada masyarakat Dukuh Suruhan, Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Sabtu (19/9/2026). Penyerahan dilakukan Pengurus PGRI Jawa Tengah dan diterima jajaran PGRI Kabupaten Sukoharjo bersama masyarakat setempat.

PGRI Sukoharjo Sudah Salurkan 11 Tangki
Wakil Ketua PGRI Kabupaten Sukoharjo, Suwarto, M.Pd., mengatakan PGRI Kabupaten Sukoharjo sebelumnya telah bergerak membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.

“Sebelumnya PGRI Sukoharjo telah menyalurkan 11 tangki air,” ujar Suwarto.

Menurut Suwarto, bantuan tersebut mulai disalurkan sejak 11 Agustus 2026. Bantuan dari PGRI Jawa Tengah menambah dukungan bagi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.

Ia menyampaikan terima kasih kepada PGRI Jawa Tengah yang turut membantu masyarakat Sukoharjo. Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 PGRI.

Air Bersih Kebutuhan Pokok
Wakil Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr. Hj. Sri Suciati, M.Hum., yang mewakili Ketua PGRI Jawa Tengah, menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kabupaten Sukoharjo dan seluruh jajaran yang telah sigap membantu masyarakat terdampak kekeringan.

“Air bersih merupakan sumber kehidupan manusia,” tegas Sri Suciati.

Menurut dia, air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, PGRI Jawa Tengah menunjukkan empati dengan membantu warga di daerah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

“PGRI Jawa Tengah berempati membantu warga terdampak kekeringan,” ujar Sri Suciati.

Ia mengatakan, kepedulian tersebut merupakan bagian dari pengabdian PGRI kepada masyarakat. Organisasi profesi guru itu tidak hanya berfokus pada peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru, tetapi juga turut hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

“PGRI tidak hanya memperjuangkan profesionalisme dan kesejahteraan guru,” katanya.

Sri Suciati menambahkan, bantuan air bersih diberikan di berbagai wilayah Jawa Tengah yang mengalami kekeringan. Untuk Kabupaten Sukoharjo, PGRI Jawa Tengah menyalurkan sebanyak 15 tangki air bersih.

“Sebanyak 15 tangki air kami salurkan di Sukoharjo,” tambahnya.

Setelah kegiatan di Sukoharjo, rombongan PGRI Jawa Tengah melanjutkan kegiatan serupa ke Kabupaten Wonogiri. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian PGRI terhadap masyarakat yang menghadapi dampak kemarau panjang.

Sumur Sedalam 50 Meter Pun Mengering
Kepala Dukuh Suruhan, Desa Karangwuni, yang mewakili warga setempat, menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih dari PGRI. Menurutnya, kondisi kekeringan di wilayah tersebut cukup parah.

“Sumur sedalam 50 meter pun sudah tidak mengeluarkan air,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat bantuan air bersih sangat berarti bagi masyarakat. Air yang disalurkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok warga selama sumber air di lingkungan mereka belum kembali tersedia.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus PGRI Jawa Tengah, antara lain Sekretaris Umum Drs. Aris Munandar, Prof. Dr. Listyaning Sumardiyani, M.Hum., dan Sunan Baedhowi.

Dari PGRI Kabupaten Sukoharjo hadir Wakil Ketua Suwarto, Sekretaris Sugeng Sriyanto, Andi, serta sejumlah pengurus PGRI Kabupaten Sukoharjo dan PGRI Cabang Weru. (Purwanto/Prs)

 

BERITA TERKINI

FULAD6
Negara Kuat di Era Konvergensi
IMG-20260919-WA0008
Ribuan Goweser Semarakkan Soedirman Bike Festival 2026
WhatsApp Image 2026-09-19 at 21.39
126 Murid SD Meriahkan FTBI 2026 Tingkat Kabupaten Purbalingga
WhatsApp Image 2026-09-20 at 06.06
PGRI Wonogiri dan PGRI Jateng Salurkan Bantuan Air Bersih 178 Tangki
WhatsApp Image 2026-09-20 at 13.59
25 Rider Cilik Adu Keterampilan "Pushbike"