Pitulasan di Desa Petambakan Kenalkan Pahlawan Lokal

Bagikan :

Suasana HUT ke 81 RI di sebuah jalan di Desa Petambakan, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara.

BANJARNEGARA, EDUKATOR–Perayaan Pitulasan atau HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Petambakan, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, tampil beda. Selain dihiasi bendera dan umbul-umbul, ruas jalan RT 02/RW 01 Desa Petambakan-Blitar dipenuhi enam poster berukuran 1 x 1,5 meter yang menampilkan sosok pahlawan lokal asal Banjarnegara.

Keenam tokoh yang diperkenalkan melalui poster tersebut adalah Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Mangunyudah Seda Loji, dr. Angka, Oter Pardikin Partoadiwidjojo, Taufiqurohman, dan Boeshaeri. Pemasangan poster menjadi bagian dari upaya memperingati kemerdekaan sekaligus mengenalkan sejarah daerah kepada masyarakat, terutama generasi muda.

Ketua RT setempat, Amar Maruf, mengatakan pemasangan poster tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat tidak melupakan jasa para pejuang, termasuk tokoh-tokoh yang berasal dari daerah sendiri.

“Poster ini untuk mengenalkan pahlawan lokal yang ada di Banjarnegara,” ujar Amar kepada EDUKATOR, Jumat (14/8/2026)..

Kemerdekaan Dibalut Gerakan Literasi
Menurut Amar, keberadaan poster tersebut mendapat dukungan dari Perpustakaan Sahabat Muda Indonesia yang dikelola salah seorang warga. Perpustakaan itu menyumbangkan poster sebagai media pengenalan sejarah lokal di tengah suasana perayaan kemerdekaan.

Pengelola Perpustakaan Sahabat Muda Indonesia, Herni Sukaesi, mengatakan pemasangan poster sengaja dikemas agar peringatan kemerdekaan tidak hanya berisi kegiatan seremonial. Informasi mengenai tokoh sejarah diharapkan menjadi bagian dari gerakan literasi masyarakat.

“Nuansa Pitulasan juga harus memberi ruang literasi bagi warga,” kata Herni.

Ia menilai potensi sejarah di Desa Petambakan dan Kabupaten Banjarnegara sangat besar, tetapi belum banyak didukung ketersediaan buku yang memadai. Kondisi tersebut membuat informasi mengenai tokoh-tokoh lokal belum banyak diketahui masyarakat.

Herni juga menyoroti keterbatasan akses terhadap bahan bacaan sejarah di tingkat desa. Menurutnya, poster dengan narasi singkat menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkenalkan tokoh-tokoh penting kepada warga.

“Minimal masyarakat tahu kalau di wilayahnya banyak pahlawan lokal,” ujarnya.

Sejumlah Tokoh Dinilai Layak Pahlawan Nasional
Sejarawan lokal sekaligus Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Banjarnegara, Heni Purwono, mengatakan upaya mengenalkan pahlawan lokal penting dilakukan bersamaan dengan mendorong pengakuan yang lebih luas terhadap jasa para tokoh tersebut.

Heni mengungkapkan, pihaknya pernah mendorong Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengusulkan sejumlah tokoh asal daerah itu untuk memperoleh gelar pahlawan nasional. Namun, upaya tersebut belum mendapatkan tindak lanjut.

Salah satu tokoh yang dinilai memiliki jasa besar adalah Mangunyudho Seda Loji. Menurut Heni, tokoh tersebut merupakan perintis kemerdekaan dan bupati dari wilayah Banyumas Raya yang gugur saat melawan VOC di Benteng Kartasura dalam peristiwa Geger Prang Pracina.

Selain itu, Soemitro Kolopaking Poerbonegoro disebut sebagai tokoh pergerakan nasional yang pernah menjadi senior Mohammad Hatta di Perhimpunan Indonesia. Soemitro juga tercatat sebagai anggota BPUPKI dan pernah menjabat bupati Banjarnegara pada tiga masa pemerintahan.

Tokoh lainnya, Dokter Angka Prodjosoedirdjo atau yang lebih akrab disebut dr. Angka, dikenal sebagai tokoh Budi Utomo. Namanya bahkan diabadikan menjadi nama jalan di Purwokerto, tepatnya di sepanjang jalan depan Unit Geriatri RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto.

“Mereka sangat layak diberi gelar pahlawan nasional,” tegas Heni.

Ia menyebut pernah mengusulkan pengajuan tersebut kepada Dinas Sosial Banjarnegara pada 2019. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut terhadap usulan tersebut.

Pemasangan enam poster di ruas jalan Desa Petambakan akhirnya menjadi bentuk sederhana untuk menjaga ingatan masyarakat terhadap sejarah perjuangan. Di tengah semarak Pitulasan, warga diajak mengenal bahwa kemerdekaan Indonesia juga memiliki jejak perjuangan yang kuat dari tokoh-tokoh lokal di daerahnya. (Heni Purwono/Prs)

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.01
27 Penegak Dilantik Jadi Saka Antinarkoba Purbalingga
Pelantikan 213 Pejabat Purbalingga Diharapkan Perkuat Pelayanan kepada Masyarakat6
213 Pejabat Purbalingga Dilantik, Diminta Perkuat Pelayanan Publik
WhatsApp Image 2026-08-14 at 14.57
256 Penggalang Baru SMPN 1 Baturraden Digembleng Melalui Perjusa
WhatsApp Image 2026-08-14 at 18.55
Gandeng Dua Mitra, SMAN 1 Sigaluh Luncurkan SMA Mantap
WhatsApp Image 2026-08-14 at 19.37
Pitulasan di Desa Petambakan Kenalkan Pahlawan Lokal