
Lima dekan baru di Unsoed
PURWOKERTO, EDUKATOR — Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., Seni (2/11/2026) melantik dan mengambil lima dekan, Kepala Badan Pengelola Usaha (BPU), dan 32 pejabat fungsional tenaga kependidikan, di Aula Fakultas Hukum Unsoed.
Inilah Lima Dekan Baru di Unsoed
| No. | Nama | Jabatan |
|---|---|---|
| 1. | Krissandi Wijaya, S.TP., M.Agr.Sc., Ph.D. | Dekan Fakultas Pertanian |
| 2. | Dr. Lynda Susana Widya Ayu Fatmawaty, S.S., M.Hum. | Dekan Fakultas Ilmu Budaya |
| 3. | Prof. Dadan Hermawan, S.Si., M.Si., Ph.D. | Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam |
| 4. | Prof. Dr. Eng. Ir. Retno Supriyanti, S.T., M.T. | Dekan Fakultas Teknik |
| 5. | Dhadhang Wahyu Kurniawan, S.Si., Apt., M.Sc., Ph.D. | Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan |
PlT Rektor Prof Ali Rokhman berpesan kepada para terLantik untuk menjalankan amanah secara profesional, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi integritas.
“Pelantikan bukan sekadar seremoni pengisian jabatan. Momentum ini menjadi pengingat atas kepercayaan dan tanggung jawab kepada institusi, negara, serta masyarakat,: ujarnya.
Integritas Menjadi Dasar Kepemimpinan
Ali Rokhman mengingatkan, sumpah jabatan harus diwujudkan dalam keputusan, kebijakan, pelayanan, dan tindakan sehari-hari. Menurutnya, integritas tidak hanya ditunjukkan ketika seseorang berada di hadapan pimpinan, tetapi juga saat bekerja tanpa pengawasan.
Ia menyebut perguruan tinggi kini menghadapi tantangan semakin kompleks. Tantangan tersebut meliputi transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan, persaingan global, tuntutan transparansi, serta peningkatan kualitas pendidikan.
Karena itu, seluruh unsur universitas perlu terus belajar, berinovasi, memperbaiki cara kerja, dan terbuka terhadap evaluasi. Para pejabat juga diminta menjadi teladan serta membangun budaya kerja yang sehat dengan mengutamakan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keadilan.
“Jangan membangun kewibawaan melalui rasa takut, tetapi keteladanan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari jabatan yang diemban, tetapi dari manfaat yang diberikan kepada institusi dan masyarakat.
Melalui kepemimpinan yang berintegritas dan budaya kerja profesional, Unsoed berupaya meningkatkan kualitas tata kelola serta menghadapi perubahan dan tantangan pendidikan tinggi. (Prasetiyo)