*Perkuat Komitmen Cetak Akuntan Berintegritas & Berdaya Saing Global

YOGYAKARTA, EDUKATOR–Program Studi (Prodi) Akuntansi Program Sarjana Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) resmi meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA). Predikat tersebut ditetapkan melalui Keputusan LAMEMBA Nomor 190/DE/A.5/LAMEMBA-U/VII/2026 dan berlaku selama lima tahun, mulai 17 Juli 2026 hingga 17 Juli 2031.
Akreditasi Unggul menjadi pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pendidikan, tata kelola, proses pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di Prodi Akuntansi UKDW. Capaian ini sekaligus mempertegas komitmen UKDW dalam mencetak akuntan yang kompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Dekan Fakultas Bisnis UKDW, Dr. Perminas Pangeran, S.E., M.Si., CSA., CRP., Selasa (28/7/2026) mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh sivitas akademika, alumni, mitra, dan para pemangku kepentingan dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan.
“Akreditasi Unggul ini menjadi peneguhan komitmen kami untuk menyelenggarakan pendidikan akuntansi yang relevan, terpercaya, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Kurikulum Adaptif Berbasis Industri
Prodi Akuntansi UKDW membekali mahasiswa dengan kompetensi di bidang perpajakan, audit, akuntansi sektor publik, keuangan, dan manajemen yang didukung pemanfaatan teknologi digital. Kurikulumnya dirancang adaptif mengikuti perkembangan dunia usaha, industri, dan profesi.
Proses pembelajaran diperkaya melalui studi kasus, company visit, proyek berbasis industri, serta kolaborasi dengan praktisi. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya memperkuat kemampuan akademik, tetapi juga mengasah berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan yang berlandaskan etika dan data.
Selain meningkatkan mutu pembelajaran, Prodi Akuntansi UKDW terus mengembangkan penelitian interdisipliner dan pengabdian kepada masyarakat yang berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di sektor publik maupun swasta.
Upaya itu didukung penguatan tata kelola akademik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan sarana pembelajaran, serta perluasan kemitraan dengan dunia usaha, industri, organisasi profesi, pemerintah, dan perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Profil 4B Jadi Karakter Lulusan
Menurut Perminas, Fakultas Bisnis UKDW mengembangkan profil lulusan 4B, yakni berintegritas, berkarakter kuat, berkapasitas berpikir, dan berkompeten. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa dipersiapkan tidak hanya memiliki kemampuan profesional, tetapi juga karakter yang kokoh dan kemampuan berpikir kritis serta strategis sesuai kebutuhan dunia kerja.
Ke depan, Prodi Akuntansi UKDW akan terus memperkuat kurikulum adaptif, pembelajaran berbasis praktik, pemanfaatan teknologi digital, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas kolaborasi dengan dunia usaha, industri, organisasi profesi, dan jejaring internasional.
“Kami ingin memastikan setiap lulusan tidak hanya menguasai kompetensi akuntansi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital, bekerja secara etis, serta memberikan kontribusi yang bertanggung jawab di tengah dunia yang pluralistik berdasarkan kasih,” kata Perminas.
Ia menambahkan, Akreditasi Unggul menjadi landasan bagi Fakultas Bisnis UKDW untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas pengalaman profesional mahasiswa, dan memperkuat pembelajaran berbasis industri.
Melalui berbagai upaya tersebut, lulusan Prodi Akuntansi UKDW diharapkan menjadi profesional yang adaptif, berintegritas, berwawasan global, mampu mengambil keputusan berbasis data, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi organisasi, masyarakat, dan lingkungan.
Dengan raihan Akreditasi Unggul tersebut, Prodi Akuntansi UKDW semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu pilihan pendidikan akuntansi berkualitas di Indonesia. Hal ini sekaligus memperluas kontribusi dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia profesi dan pembangunan berkelanjutan. (Prasetiyo)