Rayakan Bulan Bahasa, Katasapa Gelar Pameran Lukisan hingga Pentas Sastra

Bagikan :

Penampilan anggota Katasapa Purbalingga dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di bulan Oktober ini. 

PURBALINGGA, EDUKATOR – Sebanyak 24 pelukis Purbalingga, termasuk kalangan pelajar, memamerkan karya dalam perayaan Bulan Bahasa bertajuk Ruang Lain yang digelar Komunitas Teater Sastra Perwira (Katasapa) Purbalingga bersama Sanggar Budidoyo, Sabtu–Minggu (24–25/10/2026). Kegiatan di Sanggar Budidoyo, Kalikajar, Kaligondang, Purbalingga, tersebut memadukan seni rupa, musik, sastra, dan teater sebagai bentuk ekspresi bahasa yang lebih luas.

Ketua Katasapa Purbalingga, Agustav Triono, mengatakan Ruang Lain merupakan ruang alternatif bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus memahami literasi melalui berbagai cabang kesenian. Menurutnya, bahasa tidak semestinya hanya dipahami sebagai aktivitas membaca dan menulis. Musik, seni rupa, dan teater juga memiliki bahasa tersendiri untuk menyampaikan gagasan serta pesan kepada masyarakat.

Ketua Dwan Kesenian Purbalingga Trisnanto Budidoyo mengapresiasikarya lukis yang dipamerkan. 

24 Pelukis Hadirkan Beragam Ekspresi
Pameran lukisan menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan tersebut. Sebanyak 24 pelukis, termasuk pelajar, menampilkan karya yang mendapat apresiasi dari para seniman dan pengunjung.

Kurator pameran, Wendro Tanjung dari Sanggar Budidoyo, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Katasapa merupakan upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai bahasa. Menurutnya, bahasa tidak hanya diwujudkan melalui lisan dan tulisan, tetapi juga dapat hadir dalam bentuk visual melalui karya seni rupa.

Hari pertama kegiatan dibuka oleh Ketua Dewan Kesenian Purbalingga, Trisnanto Budidoyo, yang turut mendukung penyelenggaraan acara. Dalam kesempatan tersebut, Trisnanto juga membawakan monolog. Ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara rutin agar semakin banyak ruang terbuka bagi seniman untuk berkarya dan memperoleh apresiasi masyarakat.

Setelah pembukaan, pengunjung menikmati pameran lukisan dengan iringan musik dari Kamu Ajo, band legendaris Purbalingga. Agenda dilanjutkan dengan sarasehan seni yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Agustav Triono (teaterawan), Wendro Tanjung (perupa), dan Ikrom Rifa’i (sastrawan). Diskusi dipandu Deka Aepama, pegiat teater.

Sarasehan berlangsung hingga larut malam dengan membahas bahasa dari perspektif berbagai cabang seni sekaligus dinamika perkembangan kesenian di Purbalingga.

Workshop Teater Berlanjut Pentas Sastra
Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan workshop dasar teater yang menghadirkan Kalpika, lulusan Jurusan Teater Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Peserta diperkenalkan pada dasar-dasar keaktoran dan seni peran. Setelah sesi pembelajaran, acara dilanjutkan dengan pentas sastra sebagai ruang ekspresi berbagai cabang seni.

Ketua Katasapa Purbalingga, Agustav  Triono saat tampil membacakan puisi.

Pentas tersebut menampilkan pembacaan puisi oleh Agustav Triono, Ranggi Permana, Deka Aepama, dan Lilian Kiki Triwulan. Trisnanto Budidoyo membawakan monolog, Ikrom Rifa’i membaca cerpen, Ryan Rachman menyuguhkan cerkak, sedangkan Rokhmat Gioramadita menampilkan geguritan. Rangkaian acara ditutup dengan stand-up comedy oleh Kalpika.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Katasapa Purbalingga dan Sanggar Budidoyo menunjukkan bahwa perayaan Bulan Bahasa dapat dikembangkan melalui kolaborasi lintas disiplin seni. Ruang Lain sekaligus menjadi wadah pertemuan seniman, pelajar, dan masyarakat untuk mengapresiasi bahasa sebagai bagian dari identitas serta kekayaan budaya. (Prasetiyo)

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-26 at 18.37
Murid SMPN 3 Satap Rembang Diajak Menulis Berita di Medsos
WhatsApp Image 2026-10-26 at 11.35
Rayakan HUT ke-31, SMPN 2 Kutasari Tebar Kepedulian
WhatsApp Image 2026-10-26 at 08.39
Rayakan Bulan Bahasa, Katasapa Gelar Pameran Lukisan hingga Pentas Sastra
penghijauan2
OSIS SMPN 3 Purbalingga Tanam 50 Bibit Alpukat di Lingkungan Sekolah
WhatsApp Image 2026-10-24 at 21.51
PGRI Banjarnegara Hajar Rakit 4-1, Mandiraja Menang