BANYUMAS, EDUKATOR–MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, menyambut anggota Pramuka Siaga baru melalui kegiatan Perkemahan Satu Hari (Persari) yang berlangsung meriah, Sabtu (1/8/2026). Mengusung tema “Siaga Cekatan, yaitu Ceria, Kreatif, Menyenangkan”, kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus pengalaman belajar yang menyenangkan bagi murid.
Persari yang diselenggarakan Gugus Depan Banyumas 05.1889–05.1890 Perindukan MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan itu diwarnai berbagai aktivitas edukatif, mulai dari upacara penerimaan anggota Pramuka Siaga baru, permainan kelompok, hingga taman pos keterampilan yang melatih kemandirian, kerja sama, dan kreativitas.
Kepala Madrasah sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Umi Rohayati, S.Ag., membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter murid sejak dini.
“Melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan, murid belajar mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan teman,” ujarnya.
Sambut Anggota Pramuka Siaga Baru
Dalam rangkaian pembukaan, dilaksanakan Upacara Penerimaan Anggota Pramuka Siaga Baru sebagai bentuk penyambutan resmi bagi murid yang bergabung dalam keluarga besar Pramuka MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan.
Menurut Umi Rohayati, prosesi tersebut menjadi langkah awal bagi anggota baru untuk mengenal dan mengamalkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini menjadi awal perjalanan mereka sebagai Pramuka Siaga yang berkarakter,” katanya.
Belajar Sambil Bermain
Setelah upacara pembukaan, peserta mengikuti berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk melatih keberanian, kekompakan, komunikasi, serta ketangkasan. Melalui kegiatan tersebut, murid tidak hanya memperoleh pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga belajar menjunjung sportivitas, saling menghargai, dan peduli terhadap sesama.
Keseruan berlanjut di Taman Pos Keterampilan, tempat setiap barung bergiliran mengunjungi sejumlah pos yang telah disiapkan panitia. Di setiap pos, peserta menghadapi tantangan yang mengasah keterampilan dasar kepramukaan, kemampuan berpikir, kreativitas, serta membiasakan sikap disiplin dan tanggung jawab.
“Konsep belajar yang interaktif membuat seluruh peserta antusias mengikuti setiap tantangan hingga kegiatan berakhir,” ujar Umi Rohayati.
Tema “Siaga Cekatan (Ceria, Kreatif, Menyenangkan)” tercermin dalam seluruh rangkaian kegiatan. Melalui Persari, murid didorong menjadi Pramuka Siaga yang percaya diri, aktif, kreatif, serta mampu membangun persahabatan dan bekerja sama dengan penuh keceriaan.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi murid dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.(Iko/Prs)