Santri MIM Kedungjati Menang Lomba Menulis Surat untuk Bupati

Bagikan :

*Diwarnai Suasana Haru Saat Bacakan Surat Dihadapan Bupati Fahmi

Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif bersama Aisyah Salma Afiqa.

PURBALINGGA, EDUKATOR–Aisyah Salma Afiqa, murid MI Muhammadiyah Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, menjadi pemenang lomba menulis surat untuk bupati dalam rangkaian kegiatan Gema Ramadan ke-26 Kabupaten Purbalingga.

Prestasi tersebut semakin mengharukan saat Aisyah membacakan langsung surat penuh harapan tentang pendidikan di hadapan Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif, dan ratusan peserta di Pendopo Dipokusumo, Minggu (1/3/2026).

Momen tersebut menjadi salah satu puncak acara penutupan Gema Ramadan yang diikuti 512 santri dan santriwati usia 3–12 tahun dari berbagai wilayah di Purbalingga.

Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif foto bersama para juara Gema Ramadan dan panitia  

Harapan Anak Pelosok untuk Masa Depan Pendidikan
Di hadapan Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, Aisyah membacakan isi suratnya yang berisi harapan sederhana namun menyentuh mengenai masa depan pendidikan anak-anak.

“Saya ingin belajar tanpa rasa khawatir, bangunan yang kokoh sekokoh cita-cita kami. Setiap anak yang tinggal di pelosok tetap merasakan pendidikan dan tahu masa depan mereka berharga. Karena saya percaya, pendidikan bukan sekadar pelajaran, tapi juga cahaya yang menuntun jalan menuju kesuksesan,” tutur Aisyah dalam suratnya.

Ia juga menyampaikan pesan tentang mimpi besar generasi muda Purbalingga.

“Hari ini kami mungkin hanya anak-anak yang pandai bermimpi. Namun percayalah, di antara kami akan ada calon dokter, guru, dan pemimpin masa depan. Tolong jaga mimpi-mimpi itu, jangan biarkan padam sebelum bersinar,” lanjutnya.

Suasana pendopo pun terasa haru ketika surat tersebut diserahkan langsung kepada bupati sebagai simbol harapan generasi muda daerah.

Gema Ramadan Diikuti Ratusan Santri
Kegiatan Gema Ramadan yang dimulai sejak pagi menghadirkan berbagai lomba keagamaan dan kreativitas anak. Ketua panitia, Saful Hidayat, menjelaskan terdapat 11 cabang lomba yang digelar, di antaranya adzan, da’i cilik, kaligrafi, menulis surat untuk bupati, mewarnai, nasyid islami, membaca puisi, tahfidz, tartil, tilawah, serta peragaan busana muslim.

Selain perlombaan, kegiatan juga diisi layanan cek kesehatan gratis, permainan edukatif anak, dan sesi training motivation.

Acara ini diselenggarakan oleh organisasi One Day One Juz bersama Pengajian Remaja Pemuda Ahad Pagi (Perappi) dengan dukungan sponsor BPRS Buana Mitra Perwira.

Bupati Ajak Santri Amalkan Ilmu
Dalam sambutannya, Bupati Fahmi Muhammad Hanif mengajak para peserta agar kemampuan yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti pada perlombaan semata.

“Pastikan yang didapat hari ini bukan hanya untuk sehari, tetapi diamalkan, dipedomani, dan dikembangkan terus. Yang lomba adzan harus berani adzan di masjidnya masing-masing,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Yang menang semoga terus berprestasi, dan yang belum menang semoga mendapat kesempatan di lain waktu,” tambahnya.

Panitia berharap kegiatan Gema Ramadan yang rutin digelar setiap tahun ini terus mendapat dukungan pemerintah sebagai wadah pembinaan mental, spiritual, dan karakter generasi penerus Purbalingga. (Prasetiyo)

 

BERITA TERKINI

IMG_20260301_194711_718
Santri MIM Kedungjati Menang Lomba Menulis Surat untuk Bupati
gerhana bulan 4
Masyarakat Jangan Khawatir, Gerhana Bulan Total Aman Disaksikan Langsung
malasyia
Dua Mahasiswa Informatika UMP Magang Internasional di Malaysia
fulad2
GMO, Impor, dan Kedaulatan Pangan Kita
kompetisi2
Yuk...Ikuti Gelar Kompetisi “Rukun Sama Teman”, Berhadiah Total Rp 112,5 juta